Jumat, 30 Maret 2012

SMS Merah Jambu


"Kriiiiiiiiiiiiiiiiing......Kriiiiiiiing..." nada ringtone keluar dari mulut speaker HP, suara yang cukup nyaring itu membuat sang pemiliknya terbangun pada kegelapan malam. Mata yang "ceper" masih tampak di wajahnya... "Siapa yang sms malam-malam begini sih...?" Pikirnya. Namun sejurus kemudian, seperti baru menemukan barang yang telah lama hilang, si akhwat pemilik HP itu segera mengecek sms yang baru masuk. Dengan mata yang berkaca-kaca ia membaca... "Tetap istiqomah ukhti... selamat belajar... tetap berjuang. Semoga Alloh menyertai anti." Sender: Ikhwan +6813999XXX

Bibir yang tadinya terkatup, tiba-tiba merekah merah. Senyum timbul dari cakrawalanya dengan malu-malu. Malam yang membekap dengan dinginnya tiba-tiba menghangat. Seakan ada bara menyelusup dada dan membuat jantung berdegup lebih cepat. Pikirannya pun sekejap bertanya, "Ada apa?", "Sungguh, bukan apa-apa. Aku hanya senang karena ada saudara yang menyemangatiku." Si akhwat menyangkal hatinya cepat-cepat. Dan ia segera merapatkan tubuhnya di dinding tembok, pikirannya sekilas menerawang dengan hiasan senyum yang menyimpul. Sekali lagi, ia membuka SMS yang baru lima detik yang lalu ditutupnya... "Ah... Ada apa ini." Hati kecilnya bertanya lagi...!

Di sudut kota lain, dalam sebuah perkumpulan aktivis dakwah yang sedang mendiskusikan permasalah ummat, nada sebuah HP kembali berdering, "Kriiiiiiiing... Kriiiiiiiiiiiiing..." Kali ini seorang ikhwan yang dengan cekatan menjamah HP yang hampir sama persis mereknya dengan akhwat tadi... "Akhi... doain ana biar bisa lulus ujian sekolah dan kalau boleh ana minta saran antum agar ana bisa berdakwah di keluarga..." Sender: Akhwat +68217693XXX

Ikhwan yang masih dalam halaqoh itu, lantas meminta izin, ia berjalan cepat sambil membawa sekeping rasa bahagia membaca SMS yang sebagian besar bukan karena isinya, melainkan karena nama pengirimnya. "Untuk apa dia hanya meminta saran ini padaku. Bukankah banyak ikhwan atau akhwat lain?" Nada protes bergema di benaknya. Tapi, di sudut lain, entah di mana, ada warna hati yang memerah jambu. Ada derak-derak yang berhembus lalu. Derak samar, bangga menjadi ikhwan terpilih yang di-SMS-nya.

Ilustrasi Cerita di atas hanyalah secicip kisah dari selurik gerak hati seorang akhwat atau ikhwan di negeri antah berantah yang bisa jadi negeri yang sangat dekat dengan kita. Gerak hati yang mungkin pernah bersemayam di dada kita juga. Bisa jadi kita mengangguk-ngangguk tertawa kecil atau berceletuk pelan, "Seperti aku nih," Saat membacanya. "Tuh kan mesem-mesem mukanya... he...he..."

Saudariku... Ada banyak kisah cinta. Ada yang tak mampu menahan rasa, hingga tersampaikanlah rasanya pada misscall, SMS beda nomor, atau bahkan ada yang tak malu berkisah ke berbagai pihak. Lidah tak bertulang, berita terus tersebar. "Ah…semoga tak sampai ditelinga sang pujaan..." Sanggahnya. Ada yang sedih karena tak kuasa menahan rasa cinta. Meski tak terbalaskan, kesetiaannya sulit dipatahkan. Saudara-saudaranya hanya bisa mengelus dada. Mungkin akan berakhir hingga salah satu dari mereka menggenapkan diennya. Penantian, patah hati, angan-angan dan kesunyian... tragedi cinta kembali menorehkan catatan kelam.

Hampa, sunyi, riang, bahagia, rindu, sepi, ceria, sedih sebagian warna-warni rasa cinta. Tak sedikit yang rela mati juga atas nama cinta. Perputaran jaman ini sudah mengajarkan dengan baik makna cinta fana yang memabukkan. Lagi-lagi tentang cinta dan lagi-lagi cinta membuat seseorang kehilangan akal sehatnya, bahkan di kalangan para juru da’wah, para mujahid yang menyerukan manusia ke jalan Alloh.

Layaknya perjalanan cinta Laila Majnun yang fenomenal. Kisah tragis sepasang kekasih yang terpisahkan dan harus mengakhiri cintanya dengan kematian layaknya Romeo dan Juliet yang sampai seorang anak kecil jaman sekarang pun tahu kisahnya. Padahal, kisah yang berlatar belakang kebudayaan timur tengah ini mengisahkan bahwa keduanya bukan orang yang buta akan cinta pada Rabbnya. Tapi itulah cinta… sometimes its so blind.

Walau tak setragis dua kisah di atas, adakah seorang juru atau aktivis dakwah atau seorang akhwat harus bersujud panjang hanya gara-gara mendapat pesanan dari si A atau B, sementara untuk mendo'kan saudaranya di Iraq atau Palestina dia lupa atau sedikit sekali mengingatnya? Tentunya bukan pada masalah boleh atau tidaknya? Seseorang boleh saja meminta do'a dan dido'akan. Tapi bila seorang akhwat, apalagi seorang mujahidah sudah terjebak pada SMS merah jambu seperti ini? Setiap hari hati dan pikiran yang harusnya dia curahkan untuk diennya, justru tercampur aduk, bahkan tertimbun rata oleh dekupan jantung dan pikiran yang meliuk-liuk tak menentu karena tak kuasa menahan rasa. Apa jadinya agama ini? Apa artinya perjuangan ini? Apa bedanya kita dengan para pengusung genderisasi dan emansipasi wanita?

Sungguh... Paling menyedihkan saat ada seorang mujahidah yang tiba-tiba berkembang pesat semangat gerak dakwahnya atau semangat qiyamul lailnya karena terkait satu nama. Na'udzubillah. Ketika kita menyandingkan niat tidak karena Alloh semata, maka apalah harganya? Apa harganya berpeluh-payah bukan karena Dia, tapi karena dia. Seseorang yang sama sekali bukan apa-apa, lemah seperti manusia lainnya!

Laki-laki dan wanita diciptakan berbeda bukan untuk saling memusuhi, bukan juga untuk saling bercampur tak bertepi, tapi semestinya saling menjaga diri. Secara fisik, emosional, atau kedua-duanya. SMS tampak aman dari pandangan orang lain, hubungan itu tak terlihat mata. Tapi wahai, syetan semakin menyukainya. Mereka berbaris diantara dua handphone itu. Maka dimanapun mereka berada, syetan tetaplah musuh yang nyata.

Wahai saudariku..., bila kau menginginkan SMS-SMS itu, tengoklah inbox-mu. Bukankah di sana tersusun dengan manis SMS-SMS dari saudarimu. Saudari-saudarimu yang dengan begitu banyak aktivitas, amanah, kelelahan, dan kesedihan masih sempat mengirimkan semangat perjuangannya padamu. Lihatlah dengan phone book HP mu, bukankah di sana masih banyak tertera nama-nama para ustadzah yang bisa kau konsultasikan segala permasalahanmu?

Namun saudariku para mujahidah, tak semua harus berakhir kelam. Kala sepasang Jundulloh berusaha meredam semua rasa yang bergejolak di dadanya. Jihadnya adalah menjaga lisannya dari mengungkapkan rasa itu pada siapapun. Disimpannya rasa itu dalam hatinya, senantiasa dibersihkannya dari dalam hatinya, diupayakan untuk ia sembuhkan, meski berat terasa. Ia begitu tsiqoh, cinta murninya hanya untuk satu-satunya pendamping hidup sejatinya kelak.

Kala seorang ikhwan bersegara menggenapkan diennya untuk mencegah fitnah yang kian menghampirinya. Kala para aktivis kian pandai berghodul bashar, menjaga hati dan mengendalikan riak-riak cinta yang secara fitrah hadir menggoda. Cinta sejatinya masih menjadi sandaran utama. Adakah Alloh ridha akan prosesnya ?

Mungkin ini salah satu hikmah yang ada dibalik kisah Fatimah dan Ali bin Abi Thalib . Selepas Rasululloh menikahkan mereka, terkuaklah satu pernyataan yang tertulis dalam sirah, bahwa ada satu ikhwan yang selama ini Fatimah kagumi dan ikhwan itu adalah Ali bin Abi Thalib. Ternyata rasa yang tersembunyi begitu rapi itu juga dirasakan oleh Ali bin abi Thalib, tentang seorang akhwat yang ia kagumi yang kemudian Alloh takdirkan menjadi istrinya. Luar biasa, bahkan syetan tak dapat mengetahui hal itu.

Padahal tidak sulit, andai Fatimah mau, ia dapat dengan mudah menceritakan perasaannya pada ayahnya yang sangat menyayanginya. Namun karena iffahnya (kesucian dirinya), sepenuh jiwa ia berjihad menahan perasaannya. Demikian pula Ali, andai Ali mau, dia bisa saja menyampaikan perasaannya pada Fatimah atau menyatakan niat baiknya pada Rasululloh. Namun dia berjihad menjaga rasa itu, kerendah hatiannya membuatnya merasa tak pantas mendampingi seorang wanita ahli surga yang juga putri tercinta Rasulnya. Hingga akhirnya Alloh, Rasululloh, dan dakwah Islam yang menyatukan mereka berdua. Hingga terkuaklah rasa saling kagum itu selepas ijab Kabul.

Luar biasa. Andai mereka tidak berjodoh, mungkin kisah ini takkan pernah tertulis dalam sirah. Mereka membawanya dalam sekeping hati yang dalam, yang menjadi rahasia antara mereka dan Rabbnya, bahwa pernah ada satu kagum yang tak tersampaikan… SubhanAlloh

Saudariku yang menghendaki menjadi bidadari surga, kemanakah sekeping hati akan dibawa berlari… Perjalanan cahaya ini masih teramat panjang. Pencarian kan kekasih sejati, tidak berakhir di pelaminan. Pencarian ini takkan pernah usai sampai maut mempertemukan dirimu dengan sang Kekasih. Kala Dia menatap dirimu dengan penuh cinta. Dan dirimu teramat berbahagia, melebih kebahagiaan akan surga yang dijanjikan. Kala cintamu berlabuh pada muara terindah yang abadi antara dirimu dan Rabb-mu… Hmmm... cinta telah membuat seorang AzSya melantunkan sya'irnya:

Inilah cinta...

Kala Nusaibah dan Al Khansa

Rela menginfakkan keluarganya dan berdarah-darah demi menjaga Rasululloh

Inilah cinta…

Cinta yang membuat manusia biasa menjadi manusia-manusia langit

Cinta yang membuat kekasih kita Rasululloh

Di akhir hidupnya terus berkata umati…umati…umati

Inilah cinta yang terang

Cinta yang berbuah jannati

Cinta para pecinta sejati

Oleh : Ganjaroso

Kenaikan BBM Ditunda 6 Bulan

Dakwah Ahlussunnah - Rapat paripurna DPR RI, Sabtu dinihari (31/3), di Jakarta, akhirnya menyepakati penundaan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, paling tidak selama enam bulan ke depan.

Hal ini diputuskan melalui voting yang alot. Dalam tayangan Metro TV, DPR akhirnya menyepakati penambahan ayat 6a dalam Pasal 7 ayat 6 Undang-undang APBN 2012, yang melarang pemerintah menaikkan harga BBM.

Dalam pasal tersebut, pemerintah dimungkinkan untuk menaikkan atau menurunkan harga bahan bakar minyak bila harga rata-rata minyak mentah Indonesia (ICP) dalam kurun waktu enam bulan mengalami kenaikan atau penurunan hingga lebih dari 15 persen, dari asumsi APBN-P 2012, sebesar 105 dolar AS per barel.

Artinya, pemerintah tak bisa menaikkan harga bahan bakar saat ini, karena rata-rata harga minyak mentah Indonesia dalam enam bulan terakhir belum mencapai 120,75 dolar per barel.

Opsi kedua ini disetujui oleh 356 anggota. Sedangkan opsi pertama (tak mau menambah ayat 6a) hanya dipilih oleh 82 anggota. gatra

Ingin Bejilbab Tapi Dilarang Orang tua


Penanya : Fitri

Assalamualaikum

Saya ingin mengajukan pertanyaan, saya ingin menggenakan jilbab tetapi orangtua saya melarangnya. Bagaimana cara saya menyakinkan orang tua saya? Sementara saya juga harus menjadi taat?

Jawab :

Waalaikum salam

Saudari Fitri yang dirahmati Allah. Alhamdulillah Allah telah membukakan hati anda untuk mulai menggunakan jilbab, untuk menyempurnakan diri anda sebagai seorang muslimah. Semoga Allah memberikan kekuatan kepada anda

Setiap orang yang berkeinginan untuk menyempurnakan imannya, selalu dihadapkan dengan ujian-ujian. Kadang ujian itu muncul dari dalam diri kita, seperti nafsu kita yang merasa malu atau berat melakukannya dan bisikan syaithan yang selalu memandang ketaatan kepada Allah itu sebagai kesulitan. Ujian juga datang dari luar diri kita, seperti dari orang-orang yang ada di sekitar kita yang tidak menginginkannya; seperti misalnya: orang tua, suami, atasan atau teman-teman sejawat kita.

Adapun terhadap orang tua anda yang saat ini masih belum bisa menerima anda memakai jilbab, itu boleh jadi karena mereka belum memahami bahwa hal itu merupakan kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap muslimah. Islam mengajarkan agar anda tetap mempergauli kedua orang tua anda dengan cara yang baik.

“Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan” (QS. Luqman [31]: 15)

Oleh karenanya, berusahalah untuk memberikan pemahaman dan pengertian kepada kedua orang tua dengan cara yang hikmah. Berikan alasan-alasan tentang manfaat berbusana muslimah bagi diri anda, yang mudah diterima oleh orang tua anda.

Disamping perubahan berpakaian lahiriyah anda, yang tidak kalah pentingnya adalah anda juga harus lebih memperbaiki pakaian batiniyah; yaitu akhlaq anda. Dan jangan lupa do’akan selalu kepada Allah, agar kedua orang tua anda dibukakan pintu hatinya untuk dapat menerima kebenaran Islam.

Semoga Allah memberikan kemudahan kepada anda untuk terus menyempurnakan diri menuju ridha-Nya.

Wassamau’alaikum Wr. Wb

Hidayatullah

Kamis, 29 Maret 2012

MUI sulit fatwakan sesat syi'ah, Karena di MUI ada pendukung syi'ah

JAKARTA (Dakwah Ahlussunnah) - KH.Ma’ruf Amin mengungkapkan bahwa lambatnya fatwa MUI pusat terkait masalah kesesatan ajaran Syi’ah, dipengaruhi banyak faktor internal, pihak-pihak yang berada di dalam MUI sendiri. Salah satunya perihal kedekatan ideologis orang-orang tertentu di MUI dengan ajaran syi’ah, padahal MUI sendiri adalah lembaga ulama sunni.

"Ada SUSI juga, SUSI itu adalah Sunni-Syi'I, kajian Syi’ah ini agak ruwet sedikit jadinya" kata Ketua MUI Pusat KH Ma'ruf Amin di Kantor MUI Pusat, Jl Proklamasi 51, Menteng, Jakarta Pusat, selasa (27/3).

Oleh Karena itu, Kiyai Ma'ruf meminta maaf kepada umat Islam kalau fatwa tentang Syiah hingga sekarang belum juga keluar. "Minta maaf kalau MUI agak lambat. Di MUI ada kesulitan menghadapi kelompok SUSI", tandasnya.

Ia menegaskan kembali bahwa, MUI adalah lembaga Ahlus Sunnah wal jama’ah bukan syi’ah.

“MUI itu sunni, jadi jangan khawatir” tegasnya menepis keragu-raguan akbat lambatnya fatwa tentang syi’ah.

Dalam pertemuan tersebut, Kiyai Ma'ruf juga menyampaikan bahwa fungsi MUI sebagai lembaga penjaga dan mengurusi ummat (himmayah wa riayatil ummah) akan senantiasa menjaga akidah umat Islam dari bahaya aliran sesat, seperti Ahmadiyah.

Sementara terkait fungsi MUI sebagai wadah pemersatu umat (tauhidil ummah), MUI akan mentolerasi perbedaan yang memang bersifat berbeda (al Mukhtalafu fiihi)."Perbedaan ditolerasi, penyimpangan diamputasi", katanya.

Meski demikian MUI juga menyadari bahwa upaya penyatuan umat juga tidak mudah. "Tauhidul ummah itu susah sekali, ini satu pekerjaan supaya ada kesatuan gerakan (tauhidul harakah)", tandasnya.

Sumber : Arh

Rabu, 28 Maret 2012

SUBMIT 3500 BACKLINK GRATIS


SUBMIT 3500 BACKLINK GRATIS

Dakwah Ahlussunnah - Seperti yang telah Anda ketahui, backlink merupakan salah satu faktor penting dalam SEO. Semakin banyak backlink maka dipastikan peringkat blog Anda akan semakin naik di hasil pencarian Google. Ada banyak cara untuk mendapatkan backlink seperti; berkomentar di blog lain, posting di forum, mengirimkan artikel, menggunakan social bookmark atau guest posting. Namun masalahnya diperlukan banyak waktu dan tenaga untuk melakukan semua itu.

Nah yang akan saya share di sini, merupakan salah satu jalan untuk mendapatkan banyak backlink dalam waktu yang relatif sebentar. Dan fasilitas itulah yang di tawarkan oleh bulkping.com, layanan backlink gratis hingga 3500 backlink atau bahkan lebih. Berikut langkah2 menggunakan layanan tersebut.

1. Buka halaman http://www.bulkping.com/fast-index-free-backlinks/index.php dengan browser Anda.
2.Kemudian masukkan domain Anda di kolom domain (tanpa menggunakan "http://"). Contoh jika alamat blog Anda http://yusuf-istiqomah.blogspot.com/ maka cukup tuliskan yusuf-istiqomah.blogspot.com.
3. Masukkan kata kunci bidikan Anda di kolom keyword, misal Dakwah Islam.
4. Lalu klik submit dan tunggu proses selesai.

Proses ini rata-rata memakan waktu 15-25 menit untuk submit ke 3500 website. Sehingga Anda bisa melakukan kegiatan lain sembari menunggu. Layanan ini direkomendasikan untuk digunakan minimal seminggu sekali untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Selamat mencoba.

Bahasa Inggris Banyak Dipengaruhi Bahasa Arab


Bahasa Inggris

Banyak Dipengaruhi Bahasa Arab

Dakwah Ahlussunnah - Di zaman ini banyak orang yang menganggap Bahasa Ingris sebagai bahasa yang paling modern dan paling baik. Sehingga banyak orang berlomba-lomba untuk mempelajarinya. Jika saja ada orang yang tidak bisa bahasa Inggris, maka orang itu dianggap kurang intelek. Dan ironisnya umat Islam terpengaruh dengan hal tersebut, sehingga banyak umat Islam yang lebih mementingkan belajar bahasa Ingrsi daripada mempelajari bahasa Arab yang notabene sebagai bahasa Al-Qur'an.

Sebenarnya sebagai seorang muslim tidak dilarang mempelajari bahasa Inggris, namun jangan sampai hal ini lebih diutamakan, sampai-sampai baca al-Qur'an saja belum bisa, tapi kursus bahasa inggris sampai menghabiskan puluhan juta rupiah. Oleh karena itu, mari kita populerkan bahasa Arab sebagai bahasa kebanggaan umat Islam. Bahkan Sebenarnya banyak kata dalam bahasa Inggris yang menyerap bahasa Arab. Kita lihat beberapa diantaranya:

Admiral
أمير amīr, commander. Amīr al-bihār = pemimpin di laut. Kata ini diadaptasi oleh orang Prancis menjadi "amiral". Lalu menyerap ke dalam bahasa Inggris dengan menambahkan konsonan "d" menjadi admiral.

Alchemy, chemistry
الكيمياء al-kīmiyā, alchemy. Kata ini dipakai oleh bangsa-bangsa Eropa sekitar abad ke-16.

Alcohol
الكحل al-kohl. Kata ini masuk ke dalam bahasa Latin di abad 13.

Algebra
الجبر al-jabr. Istilah matematika yang dimuat dalam buku "al-kitāb al-mukhtaar fī isāb al-jabr wa al-muqābala", atau terjemahannya "The Compendious Book on Calculation by Completing and Balancing". Buku yang ditulis oleh ahli matematika bangsa Arab al-Khwarizmi di abad ke-9.

Algorithm, Algorism
الخوارزمي al-khwārizmī. Sama seperti istilah "aljabar/algebra", juga populer berkat al-Khwarizmi (Muhammad ibn Musa al-Khwarizmi). Kata ini menyerap ke dalam bahasa Latin menjadi "Algorismi".

Arsenal
دار الصناعة dār a-ināʿa. Ibn Khaldoun mengutip perintah dari Khalifah Abdalmelic untuk membangun di Tunis Dar Sina ʿ yaitu pembangunan segala sesuatu yang diperlukan untuk peralatan dan persenjataan. Kata ini menyebar ke Italia di abad 14 yang berarti gudang senjata.

Candy
قندي qandī. Bangsa Arab Persia menyebutnya qand yang berarti "tebu (gula)" . Kata ini akhirnya diterima oleh semua bangsa Eropa dan mengarah pada penggunaan untuk "permen/manisan/makanan manis"

Coffee, café
قهوة qahwa, coffee. Bangsa Turki tidak mengenal huruf "W" sehingga diubah menggunakan huruf "V" dan penyebutan "coffee" pun diterima oleh bangsa Eropa.

Guitar
قيتارة qītāra. Meskipun banyak pendapat menyebut kata "guitar" berasal dari bangsa Spanyol "guitarra", namun kita tahu bangsa Arab pernah berkuasa di Spanyol, dan kata tersebut berarti "Arabic qitar".

Jar
جرّة jarra. Pertama kali yang tercatat dipakai di Inggris di tahun 1418 dan 1421 yang memaksudkan tempat penyimpanan minyak zaitun. Pada perkembangannya, jarra atau jar (toples, ind.) menjadi tempat penyimpan segala jenis penganan.

Lemon
ليمون līmūn, (1) lemon. Kata ini diperkenalkan bangsa Arab di abad pertengahan. Orang Yunani dan Romawi lebih memakai kata "citron", sehingga bangsa Arab yang membuat kata "lemon" populer dan diterima bangsa Eropa.

Orange
نارنج nāranj. Demikian juga dengan kata "orange". Walau pohon jeruk (orange) berasal dari India, namun bangsa Arab yang menyebarkannya ke wilayah Mediterania di abad ke-10.

Sofa
صفّة soffa. Kata ini diadopsi oleh bangsa Turki dan kemudian masuk ke Eropa Barat sekitar abad 16.

Masih banyak lagi bahasa Arab yang menyerap ke dalam bahasa Inggris, diperkirakan lebih dari 200 kata.

Kenapa Bisa Begini?

Sebab mengapa hal ini bisa terjadi tidak lain adalah atas Idzin Alloh, disamping itu juga karena penyebaran ajaran Islam yang sungguh pesat di wilayah Eropa. Dan juga karena kemajuan teknologi yang dimiliki umat Islam ketika itu lebih baik dan lebih berkembang dari pada eropa. Tidak berlebihan jika Umat Islam disebut sebagai pelopor kebangkita Ilmu pengetahuan dunia. Maka sebagai muslim kita wajib bangga dengan ISLAM..!!

Oleh : Yusuf Supriadi

Sumber : http://www.apakabardunia.com/2012/03/bahasa-inggris-banyak-terpengaruh.html



Selasa, 27 Maret 2012

Golongan Penghuni Neraka


Golongan Penghuni Neraka

Saudaraku kaum muslimin, pembaca yang budiman.. kita semua menyadari bahwa manusia seluruhnya pasti akan menemui ajal, bahkan orang yang tidak beriman sekalipun tahu bahwa mereka akan mati. Dan pada akhirnya kita hanya akan menuju dua tempat, yakni surga atau neraka. Alloh telah menciptakan surga sebagai balasan bagi orang-orang yang bertakwa. Adapun neraka telah Alloh mempersiapkannya sebagai balasan untuk orang-orang kafir dan muslim yang berbuat maksiat. Kita semua belum ada yang pernah melihat betapa kerasnya siksa neraka. Namun gambaran tentang neraka bisa kita peroleh dari kitab suci kita Al-Qur’an dan Sabda Nabi kita Muhammad n

Renungkanlah wahai saudaraku… Api neraka begitu panas, sampai-sampai dapat mendidihkan otak bila diinjak. Suara gemuruhnya membuaat para Nabi r sekalipun sampai menggigil ketakutan hingga hanya memohon untuk keselamatan dirinya sendiri. Jurangnya begitu dalam sampai-sampai jika sebongkah batu dimasukan ke dalamnya, ia baru akan mencapai dasarnya setelah tujuh puluh tahun lamanya. Dan setiap penghuni neraka disiksa hingga hangus terbakar, maka Alloh mengganti kulit mereka dengan kulit yang baru agar mereka tetap merasakan adzab dari Alloh. Sungguh tak sanggup kita membayangkan betapa seram dan ngerinya neraka, dan pastinya tubuh kita yang lemah ini tak akan sanggup menahan siksaan tersebut. Kita berlindung kepada Alloh dari dimasukan ke neraka. Sebab tanpa pertolongan Alloh dan jika bukan karena rahmatNya, maka bisa jadi kitapun termasuk penghuni neraka. Ketika kita bicara tentang calon penghuni neraka, maka seluruh penduduk bumi sebenarnya sangat berpotensi untuk memasuki neraka, kecuali bagi orang-orang yang dikehendaki untuk diselamatkan oleh Alloh. Dan mayoritas penduduk bumi akan menjadi penghuni neraka, sebagaimana Alloh l berfirman :

bÎ)ur ôìÏÜè? uŽsYò2r& `tB Îû ÇÚöF{$# x8q=ÅÒム`tã È@Î6y «!$# 4 bÎ) tbqãèÎ7­Ftƒ žwÎ) £`©à9$# ÷bÎ)ur öNèd žwÎ) tbqß¹ãøƒs ÇÊÊÏÈ

“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Alloh. mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Alloh).” (QS. Al-An’am: 116)

Alloh juga berfirman : “..dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya.” (QS. Al-Hajj:18)

Renungkanlah wahai saudaraku… Ayat-ayat di atas telah menggambarkan tentang betapa banyaknya manusia yang terancam dengan neraka, maka sangat beruntunglah orang yang diselamatkan oleh Alloh dari siksaNya. Sebagaimana Alloh berfirman :

“…Barang siapa dijauhkan dari neraka, dan dimasukan ke surga. Sungguh dia telah memperoleh keberuntungan (kemenangan).” (QS. Ali Imran : 185)

Ya.. itulah nasib kebanyakan manusia. Maka dari itu tetaplah istiqomah dalam keta’atan, meskipun orang yang ta’at jumlahnya sedikit jangan pernah berkecil hati. Jika saat ini kita merasa terasing disebabkan keistiqomahan dalam memegang agama, maka berharaplah kepadaNya semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung.

Jika kita merinci tentang golongan penghuni neraka, maka mereka terbagi menjadi dua golongan. Yaitu golongan yang kekal di neraka, artinya mereka akan selama-lamanya berada di dalam neraka, merasakan panasnya api yang membakar kulit mereka, tak pernah ada kata istirahat, tak ada air minum yang menyegarkan, dan tak ada kenikmatan. Adapun golongan ke dua adalah golongan yang tidak kekal, sehingga masih ada kemungkinan mereka dikeluarkan dari neraka dikarenakan masih adanya setitik keimanan padanya. Walauplun tidak kekal di nereka.

Pada edisi kali ini kita akan membahas dan merinci golongan yang kekal di neraka, diantara mereka adalah :

1. Iblis/Setan

Iblis adalah makhluk yang terlaknat hingga hari kiamat, ia terusir dari surga karena kesombongannya tidak mau ta’at kepada perintah Alloh untuk sujud kepada adam. Alloh tak akan pernah mengampuninya, dan Alloh pun telah mengancam iblis dengan neraka jahanam, sebagaimana Alloh berfirman :

Keluarlah kamu dari syurga sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barang siapa diantara mereka (manusia) mengikuti kamu benar-benar aku akan mengisi neraka jahanan dengan kamu semuanya.” (QS. Al-A’raf : 18)

Demikianlah ancaman Alloh kepada Iblis dan siapa saja yang mengikutinya. Iblis telah bertekad kuat untuk menjerumuskan keturunan adam dari jalan ke surga menuju neraka. Dan kalau kita perhatikan fenomena yang ada saat ini, sepertinya memang tekad iblis itu telah terwujud dengan banyaknya manusia yang ingkar kepada Alloh. Maka dari itu janganlah kita mengikuti ajakan-ajakan sesatnya jika kita ingin terhindar dari neraka.

2. Orang Kafir

Orang-orang kafir dari kalangan ahli kitab (Yahudi dan Nasrani), maupun kalangan musyrik adalah penghuni neraka yang akan kekal di dalamnya, keduanya tidak akan mungkin diampuni oleh Alloh dikarenakan mereka tidak menghambakan dirinya kepada Alloh, mereka menyembah kepada selain Alloh, sehingga kemurkaan Alloh sangat besar terhadap golongan mereka. Sebagaimana Firman Alloh,

Sesungguhnya orang-orang kafir, yakni ahli kitab dan orang-orang musyrik, (akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-buruk makhluk.” (Qs. al-Bayyinah: 6).

Ayat tersebut sudah sangat jelas menyebutkan kekalnya mereka di neraka.

Siksaan bagi Orang Kafir

Saudaraku yang budiman, orang-orang yang tidak mau menyembah Alloh, bahkan mereka berani memerangi agama Alloh, mereka memperoleh balasan setimpal di neraka. Diantara siksanya adalah dengan dibuatkan untuk mereka pakaian dari api, kepala mereka disiram air mendidih yang menghancurkan kulit, daging dan tulang mereka, sebagaimana Alloh berfirman :

"…Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian dari api neraka, disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala-kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada di dalam perut mereka dan juga kulit-kulit mereka. Dan cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, maka mereka dikembalikan kedalamnya, (serta dikatakan kepada mereka): "Rasailah azab yang membakar ini." (Al-Hajj [22]:19-22)

Itulah balasan bagi mereka yang kafir. Maka dari itu wahai saudaraku, janganlah kita merasa iri dengan duniawi yang saat ini dinikmati oleh orang kafir, karena memang bagi mereka dunia ini adalah surga, mereka bisa berfoya-foya tanpa aturan, bisa berzina sekehendak hati. Namun setelah mati, jangan harap kenikmatan itu akan mereka dapatkan, yang mereka rasakan hanyalah siksa yang tiada henti. Penyesalan di kala itu tiadalah berarti, bagi mereka tak ada ampun lagi. Hal ini seperti yang Alloh firmankan dalam al-Qur’an;

Sesungguhnya orang-orang yang kafir sekiranya mereka mempunyai apa yang di bumi ini seluruhnya dan mempunyai yang sebanyak itu (pula) untuk menebus diri mereka dengan itu dari adzab hari kiamat, niscaya (tebusan itu) tidak akan diterima dari mereka, dan mereka beroleh adzab yang pedih. Mereka ingin keluar dari neraka padahal mereka sekali-sekali tidak dapat keluar daripadanya, dan mereka beroleh adzab yang kekal.” (Qs. al-Maidah: 36-37).

Demikianlah diantara bentuk siksaan yang Alloh timpakan kepada mereka, dan hal itu terjadi selama-lamanya tanpa henti, tanpa istirahat.

3. Orang Munafiq dengan Kemunafikan Akbar.

Ulama’ Ahlussunnah sepakat bahwasannya orang munafik akbar tergolong ke dalam golongan kafir, bahkan kerusakan yang ditimbulkan orang munafik lebih berbahaya daripada orang kafir yang sudah jelas kekafirannya. Dikarenakan pada hakikatnya orang munafik tidaklah beriman kepada Alloh, mereka hanya menampakan fisik (zhahir) yang seolah beriman, namun dalam hatinya terdapat kebencian yang mendalam terhadap Islam, dan mereka selalu berupaya merusak Islam dari dalam. Mereka tidak senang jika umat Islam memperoleh kemenangan, bahkan mereka merasa gembira jika umat ini terpuruk. Mereka termasuk golongan yang diancam dengan kekalnya mereka di dalam neraka. Hal ini sebagaimana firman Alloh:

“Alloh mengancam orang-orang munafik lelaki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahanam. Mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka dan Alloh melaknati mereka dan bagi mereka azab yang kekal”. (QS. At-Taubah : 68)

Dan tahukan anda wahai saudaraku.. Sesungguhnya Alloh telah mengancam dengan siksa yang berat bagi orang-orang munafik, yaitu dimasukan ke dasar jahanam. Sebagaimana Alloh berfirman :

"Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka.”

(QS. an-Nisa: 145)

Saudaraku..

Inilah diantara kelompok yang telah Alloh janjikan dengan siksa yang kekal di neraka. Maka dari itu janganlah kita menjadi bagian dari kelompok mereka, dan marilah kita berupaya keras untuk menjauhi Iblis dan bala tentaranya yang selalu mengajak ke pintu neraka. Jangan jadikan orang-orang kafir sebagai panutan, jangan pernah membanggakan orang kafir hanya karena ia orang terkenal atau kaya raya, semua itu tak ada artinya dihadapan Alloh. Ikutilah jalan orang-orang bertakwa, jadikanlah mereka sebagai panutan. Semoga demikian Alloh berikan rahmatNya kepada kita, sehingga kita terselamatkan dari neraka, itulah harapan kita semua.. Amin.

Oleh : Yusuf Supriadi

Tulisan ini pernah dikirim ke redaksi majalah Islam Gerimis, dan dimuat pada edisi Agustus 2011

Pasang Iklan 150x150 px

Artikel Terbaru

Komentar Terbaru