Senin, 12 Maret 2012

Prinsip-Prinsip Dasar Ahlussunnah Wal Jama'ah. Bagian Ke-1

(Dakwah Ahlussunnah) - "Prinsip Pertama" Sumber agama Islam dengan segala seginya adalah wahyu Alloh dalam bentuk al-Qur’an dan Hadits yang shohih. Tidak boleh mengambil sumber lain yang bertentangan dengan al-Qur’an dan Hadits yang shohih.

1. Dalil dari Al-Qur’an
  • “Barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, sedang ia kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya dan mendapatkan siksa yang menghinakan.” (Q.S. An Nisa’: 13-14)
  • “Dan tidaklah patut bagi laki-laki maupun perempuan mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya menetapkan suatu ketetapan dalam urusan mereka, mereka memilih pilihan lain. Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya, sungguh, dia telah nyata-nyata sesat.” (Q.S. Al Ahzab: 36)
  • Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. (Q.S. An Nisa’: 69)
  • “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu…” (QS. Al Ahzaab: 21)
  • Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka (QS. An Nisa’: 80) 
  • Dan masih banyak lagi  
2. Dalil dari Hadits
  • Rosululloh sholallahu ‘alaihi wasalam bersabda: “Aku tinggalkan dua perkara untuk kalian. Selama kalian berpegang teguh dengan keduanya tidak akan tersesat selama-lamanya, yaitu Kitabullah dan Sunnahku.”(HR. Abu Hurairah).
  • Rosululloh sholallahu ‘alaihi wasalam bersabda: ”Sesungguhnya sebenar-benar ucapan adalah Kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam sementara seburuk-buruk perkara adalah hal-hal yang diada-adakan, dan setiap hal yang diada-adakan itu adalah bid’ah dan setiap bid’ah itu adalah sesat dan setiap kesesatan itu berada di neraka.”  (HR. an-Nasa`i)
  • Rosululloh sholallahu ‘alaihi wasalam bersabda: “Orang yang berpegangan kepada sunahku pada saat umatku dilanda kerusakan maka pahalanya seperti seorang syahid.”  (HR. Ath-Thabrani)
  • “Berpegangteguhlah kalian dengan Sunnah-ku dan sunnah para Khulafa Rasyidin yang mendapat petunjuk (setelahku).”  (HR. Al-‘Irbadh bin Sariyah) 
  • Rosululloh sholallahu ‘alaihi wasalam bersabda: “Hendaklah kalian berpegang teguh kepada sunnah Khulafaur Rasyidin yang diberi petunjuk (Allah). Peganglah kuat-kuat sunnah itu dengan gigi geraham dan jauhilah ajaran-ajaran yang baru (dalam agama) karena semua bid’ah adalah sesat.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
  • Rosululloh sholallahu ‘alaihi wasalam bersabda: “Barangsiapa yang tidak menyukai sunnahku maka dia bukan golonganku.” (HR. Bukhari)
Kesimpulan : Berpegang teguh kepada Kitabullah dan Sunnah diperintahkan oleh Allah dalam Kitabullah, dan Rasul-Nya dala hadits-hadits beliau, sehingga jika kita berpegang kepada Kitabullah, secara otomatis kita wajib berpegang kepada Sunnah Rasul shalallahu ‘alaihi wasalam, hal ini menunjukkan perintah berpegang kepada sunnah bersamaan dengan Kitabullah adalah sangat kuat, bahkan seandainya tidak ada satu hadits pun yang memerintahkan hal ini, cukuplah perintah ini kita dapatkan dari Al-Qur’an.



Musibah, Bogor Produksi Film Porno

BOGOR(Dakwah Ahlussunnah) - Bogor bukan hanya sebagai target pemasaran film porno. Tapi kini statusnya meningkat menjadi tempat produksi film porno. Buktinya, dini hari kemarin, jajaran Polres Bogor berhasil meringkus sembilan orang yang sedang memrproduksi film esekesek di kamar B41 Hotel & Transit P’arunk.

Di hotel yang berada di Jalan Raya Parung-Bogor, tepatnya Desa Jabonmekar, Kecamatan Parung tersebut, polisi meringkus RD (35), JN (37), DN (30) dan seorang wanita MN alias Lilis (25), yang sedang asyik membuat adegan mesum. Selain keempatnya, petugas mengamankan lima pria yang diduga sebagai penyewa jasa PSK tersebut yang diduga sebagai lawan main MN.

RD, JN dan DN selain menjadi sutradara, juga bertugas merekam adegan mesum tersebut dengan peralatan kamera profesional. Sedangkan MN yang menjadi bintang pornonya mengikuti instruksi dari sutradara. MN diketahui merupakan pekerja seks komersial (PSK) yang telah disewa ketiga pria tersebut.

Hingga kini, aparat kepolisian masih memeriksa para pelaku pembuat video porno yang diduga akan dikomersilakan secara online maupun dalam bentuk compact disk (CD).

Dari pemeriksaan sementara, polisi menduga para pelaku memproduksi film porno secara terencana dan menggunakan fasilitas kamera profesional. Berdasarkan iden lokasi, polisi menemukan beberapa perlengkapan kamera profesional, alat peraga seks dan enam buah HP jenis Blackberry yang diduga dijadikan alat produksi. Polisi juga mengamankan beberapa keping CD porno hasil produksi para pelaku.

Dalam pemeriksaan, ketiga pemuda itu mengaku, sebelum beraksi, mereka memesan hotel tersebut berikut seorang PSK dengan tarif Rp200 ribu. Rencananya, setelah adegan per adegan selesai, PSK yang disewa akan diberikan bonus.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Imron Ermawan menjelaskan, terungkapnya sindikat produksi film porno tersebut bermula saat pihaknya menggelar razia miras di Hotel & Transit P’arunk. Kemudian, saat menggeledah salah satu kamar yakni no B 41, personelnya menemukan empat orang masing-masing tiga pria dan satu wanita sedang melakukan pembuatan video mesum.

“Kita masih melakukan penyelidikan. Seluruh pelaku masih kita periksa,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, para pelaku akan dijerat dengan Pasal 282 Tahun 2008 tentang Penyebaran Pornografi dan Pasal 29 UU No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan total ancaman hukuman 12 tahun penjara.(yus/radar bgr)

Komentar Admin : 
Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un.  Ini adalah musibah  besar yang dialami umat Islam. Kerusakan moral sudah sedemikian parah, belum lagi jika kita tengok betapa banyak umat yang tidak memahami Aqidahnya. Pronografi dan pornoaksi kini sudah menjalar ke seluruh lapisan masyarakat. Dari mulai pejabat, sampai para pelajar smp. Jika hal ini terus dibiarkan maka wallahu a'lam bagaimana nasib generasi kita ke depan. Oleh karena itu, mari kita pelajari Islam dengan baik, dan kita sampaikan dakwah kepada ummat. Hanya dakwahlah yang dapat menyelamatkan mereka dari keterpurukan ruhani.

Membina Hubungan yang Baik dengan Atasan

(Dakwah Ahlussunnah) - Di mana pun Anda bekerja, baik di perusahaan ataupun Yayasan. Menciptakan sinergi dengan atasan itu sangat penting. Ini tidak sebatas agar perbedaan pendapat dapat dihindari, tetapi juga melatih diri dan menciptakan mental untuk dapat berfikir lebih positif. Misalnya, saat Anda terlibat suatu konflik dengan atasan, bagaimana cara mengatasi agar mood dalam pekerjaan tidak terganggu. Sinergi yang baik akan membantu menciptakan kondisi kerja yang baik pula. 
1. Komunikasi dua arah
Komunikasi yang baik tidak dapat didefinisikan saat pesan tersebut sampai kepada bawahan dengan baik. Tetapi komunikasi dalam hal pekerjaan harus terjadi dua arah, antara atasan dan bawahan. Dengan komunikasi ini, Anda dapat menyampaikan keluhan dan kendala yang terjadi pada bidang pekerjaan Anda. Terkadang jabatan menjadi jarak untuk kelancaran komunikasi, tetapi coba sedikit demi sedikit untuk saling mengkomunikasikan pekerjaan dengan baik.

2. Memahami kepentingan
Perbedaan kepentingan sering kali menyebabkan persimpangan dalam pendapat. Biasanya atasan dengan sendirinya terbentuk menjadi karakter yang lebih disiplin dan pekerja keras karena tanggung jawab yang diembannya untuk memajukan perusahaan. 
Misalnya, ketika memberikan tugas yang harus diseledaikan dalan jangka waktu pendek, terkadang bawahan tidak menganggap ini sebagai prioritas karena tidak memahami kepentingan atasannya.  Jadi untuk dapat sejalan dengan atasan, Anda perlu memahami kepentingan dibalik penugasan yang diberikan.

3. Membangun reputasi

Dalam pekerjaan, melakukan kesalahan itu hal biasa. Tetapi tidak lantas kesalahan yang sama lalu dilakukan berulang-ulang. Saat Anda melakukan kesalahan fatal yang membuat atasan kesal, coba meminta maaf dengan mengakui kesalahan tersebut. Langkah selanjutnya, perbaiki diri dengan kinerja yang semakin baik.

4. Fokus pada masalah

Anda juga harus pintar memilah saat terjadi konflik dengan atasan karena perbedaan pendapat. Hindari agar konflik tidak melebar, coba mencari solusi sehingga perbedaan dalam urusan pekerjaan dapat diselesaikan di lingkungan kerja saja.

5. Empati

Ini perlu dilakukan saat Anda dihadapkan dengan perbedaan dan selisih pendapat dengan atasan. Cobalah untuk menempatkan diri jika Anda duduk di bangku mereka. Misalnya saja saat atasan menugaskan hal yang sangat rumit dengan deadline yang singkat, selesaikan penugasan tersebut dengan baik. Ini berarti Anda dianggap mampu menangani pekerjaan yang berat, sisi positif yang dapat diambil adalah, anggap ini sebagai latihan untuk memecahkan masalah.

6. Jangan ragu bertanya

Sebagai anak buah, Anda juga berhak mengajukan pertanyaan. Bukan hanya menerima perintah. Tanyakan kepada atasan dengan cara simpatik, apa yang harus Anda lakukan untuk kepentingan perusahaan. Jika merasa menghadapi kendala di lapangan, mintalah pendapat atau solusi. Ini akan membuat atasan merasa lebih dihargai, dari pada Anda hanya sekedar diam saja dan tidak tahu apa yang harus dikerjakan. (vn)

Pasang Iklan 150x150 px

Artikel Terbaru

Komentar Terbaru