Minggu, 18 Maret 2012

Jual Sticker Radio Fajri FM 99.3 Mhz

Radio FAJRI adalah radio dakwah Ahlussunnah wal Jama'ah. Sudah ribuan orang mendapatkan hidayah melalui siaran radio FAJRI FM. Namun masih banyak umat Islam yang belum tahu dan belum mendengarkan radio FAJRI FM. Ini merupakan ladang dakwah bagi anda.

Pahala dakwah sangatlah besar.
Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam berkata kepada Ali -Rodliallohu anhu- , yang artinya" Demi Allah, sungguh bila Allah memberi petunjuk satu orang disebabkan dakwahmu, itu lebi baik bagimu daripada unta merah." [HR Bukhori 2787].

Beliau juga bersabda," Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka dia akan mendapat pahala semisal [pahala yang diterima] pelakunya." [HR Tirmidzi 2595].

Syaikh Abdusalam bin Barjas -rahimahullah- mengomentari hadits ini," Hendaklah orang muslim segera berlomba-lomba untuk mengejar keutamaan pahala ini." {lihat : al hujjajul qowiyyah 'ala anna wasaail d'wah taufiqiyah, hal 9].


Anda dapat berdakwah dengan sticker
Bayangkan..!! Jika anda tempel sticker FAJRI FM di kendaraan anda, lalu ada ribuan orang yang melihat sticker tersebut, dan orang-orang yang melihat sticker itu tergugah untuk mendengarkan FAJRI FM, maka berapa banyak pahala yang akan anda dapatkan?
Miliki segera sticker radio FAJRI FM, dan tempel sticker ini di kendaraan anda, rumah, toko ataupun di tempat umum lainnya, agar semakin banyak orang yang mendengarkan radio FAJRI FM. Dan anda pun akan mendapatkan pahala besar.

Sticker FAJRI FM kini tersedia dalam dua warna:

Merah Hitam


Biru Hitam


Kuning Hitam




Untuk Pembelian, bisa datang langsung ke studio FAJRI FM
Alamat : Jalan Raya Cimanglid, no 61, desa Sukamantri, Kec. Tamansari, Kab. Bogor
HP : 0821 2264 9704


Preman Dayak Provokasi Warga Serang FPI


Dakwah Ahlussunnah - Ketegangan terus berlanjut di Pontianak, sebagian masyarakat Dayak terus diprovokasi oleh preman-preman Dayak yang tidak menginginkan keberadaan front Pembela Islam (FPI) di bumi Kalimantan, mereka terus menghembuskan isu yang tidak benar terhadap FPI untuk membenarkan niat mereka menyerang FPI.

“Provokasi terus dilakukan oleh gerombolan kafir di Kalteng (kalimanatan Tengah-red), mereka terus bersiap perang, dan mengkambing hitamkan FPI sebagai penyebab, padahal mereka memang tengah bersiap untuk perang,” kata munarman kepada arrahmah.com, minggu siang(18/3).

Munarman menambahkan, bahwa preman-prema kafir yang ingin menyerang FPI merupakan kelompok yang sama yang pernah melakukan pembunuhan terhadap Muslim Madura pada beberapa tahun lalu ketika terjadi konflik sosial di Kalimantan.

“Para preman inilah yang dulu membantai saudara-saudara kita Muslim dari Madura, mereka inilah pembunuh, pembantai, dan pelaku kejahatan,” ujar Ketua Bidang Nahi munkar DPP FPI ini.

Ironisnya, menurut Dia kejahatan preman-preman Dayak ini tidak pernah terexpose dan diketahu masyarakat luas karena mendapat perlindungan dari media-media sekuler.

“Tapi mereka ini mendapat perlindungan dari media massa, seolah mereka adalah korban”tambah Munarman.

Munarman menjelaskan, bahwa lebih tragisnya sekarang beredar sms, diwilayah Kalimantan tengah terkait peristiwa di Kalimantan Barat yang menyudutkan dan memfitnah FPI telah melakukan penyerangan terhadap masyarakat Dayak.

“’Bahwa Hari ini jam 1 siang massa FPI telah memulai konflik dengan Dayak, benturan fisik terjadi di jalan Penjara Pontianak,asrama pangsuma diserang oleh FPI. Fasilitas habis dirusak, sekarang tokoh-tokoh Dayak berkumpul di rumah Betang Pontianak membahas maslah ini dan akan mengambil tindakan tegas, semua elemen Dayak bersiap menghadapi kemungkinan buruk.” pungkas Munarman sembari memperlihatkan sms tersebut.

Pasang Iklan 150x150 px

Artikel Terbaru

Komentar Terbaru