Jumat, 06 April 2012

Dua Pria Tunisia Dihukum Tujuh Tahun Penjara karena Menghina Islam

Dakwah Ahlussunnah-Sebuah pengadilan Tunisia menghukum dua pemuda dengan tujuh tahun penjara karena menerbitkan karikatur Nabi Muhammad, kementerian kehakiman menyatakan Kamis kemarin (5/4).
"Mereka dihukum, salah satunya in absentia, sampai tujuh tahun penjara, karena pelanggaran moralitas, pencemaran nama baik dan mengganggu ketertiban umum," kata juru bicara kementerian Chokri Nefti, menambahkan bahwa hukuman dijatuhkan akhir bulan lalu.
Pada tanggal 28 Maret, pengadilan utama di kota pantai Mahdia, menghukum dua pria, Jabeur Mejri dan Ghazi Beji, keduanya berusia dua puluhan tahun, sampai tujuh tahun penjara dan denda masing-masing 1200 Dinar Tunisia (sekitar USD $ 800) karena penggunaan jejaring sosial untuk mempublikasikan konten yang dianggap menghujat.
Mejri dan Beji diadili menyusul keluhan yang diajukan oleh sekelompok warga di Mahdia.
Beji menulis sebuah buku yang disebut "Ilusi Islam", membahas pandangannya tentang Islam dan agama. Mejri, juga menulis buku. "Tanah Hitam", di mana ia mengutuk pemerintah, Islamis, dan menyatakan kebenciannya terhadap orang Arab.
Menurut situs berita Tunisia Live, Mejri, guru bahasa Inggris, saat ini dalam tahanan setelah ditangkap oleh polisi Tunisia pada awal Maret. Beji, yang merupakan insinyur bioteknologi makanan, berhasil melarikan diri dari Tunisia dan saat ini di Yunani mencari suaka.
Dalam wawancara dengan Tunisia Live, Beji, menggambarkan dirinya sebagai seorang ateis, berkata: "Setelah Revolusi, pada bulan Maret 2011, saya berkata pada diri saya  sendiri Tunisia adalah negara bebas , demokratis sekarang dan saya harus mencoba untuk menerbitkan buku saya. Saya menghubungi beberapa penerbit buku di Mahdia tetapi mereka semua menolak untuk mempublikasikannya. Jadi saya memilih untuk meng-uploadnya secara online." era

Andalusia STEI TAZKIA, Tebar Brosur Fajri FM

Dakwah Ahlussunnah - Pada Hari jum'at, 10 February 2012 Forum Komunikasi Pendengar Fajri FM melaksanakan aksi tebar brosur Radio Fajri FM di Masjid Andalusia komplek kampus STEI TAZKIA Sentul Bogor. Aksi ini dipimpin oleh Ustadz Yusuf, S.Pd.I sebagai ketua Forum Pendengar Fajri. Tujuan dari aksi ini adalah untuk mengajak sebanyak-banyaknya umat Islam agar mereka mendengarkan radio Fajri FM. Alhamdulilah aksi ini berjalan lancar, diawali dengan rapat koordinasi dan pembagian tugas pada jum'at pagi, dilanjutkan dengan sholat jum'at di masjid Andalusia, dan selepas sholat jum'at, seluruh anggota forum komunikasi pendengar fajri segera menjalankan tugas yang diinstruksikan oleh ketua. Dalam aksi tersebut sedikitnya ada 700 an brosur yang telah dibagikan.









Pasang Iklan 150x150 px

Artikel Terbaru

Komentar Terbaru