Selasa, 18 April 2017

HASMI, Tahukah Anda, Siapa Sebenarnya Kelompok Ini?


Image result for hasmi
HASMI adalah akronim dari Harakah Sunniyah Untuk Masyarakat Islami. HASMI merupakan sebuah ORMAS Islam bermanhaj Ahlussunnah wal Jama’ah, yaitu berpedoman kepada al-Qur'an dan Sunnah sesuai dengan pemahaman para Sahabat Nabi, ORMAS ISLAM yang bergerak dalam bidang Dakwah, Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan. Menggunakan berbagai sarana dakwah yang diperbolehkan Syari'i, seperti Internet, Radio, Lembaga Pendidikan Formal, pesantren Non Formal, Sekolah Tinggi, Buku, Majalah, Buletin, Kartu Dakwah, dll. HASMI Berpusat di Kota Bogor, HASMI didirikan pada tahun 2005 dengan legalitas dan rekomendasi:

  • Akta resmi tgl. 18 November 2005, akte No. 20 dengan Notaris Supiah Nurbaiti, S.H.
  • Direktorat Jendral Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) nomor:
    01-00-00/0064/D.III.4/III/2012
  • Rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor: Rek U-185/MUI/V/2009
  • Rekomendasi Kementrian Agama (Kemenag) RI nomor: RI.II.3/BA.00/207/2011
  • Rekomendasi Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat nomor:
    10.64/BA.01.1/1934 a/2011
Baca juga !
Jangan ragu untuk begabung dengan HASMI dalam Memperjuangkan Kebangkitan Islam di Negri Ini.

HASMI adalah akronim dari Harakah Sunniyah Untuk Masyarakat Islami, sebuah organisasi dakwah Islam.
Harakah artinya Gerakan
Sunniyah artinya Berlandaskan Kepada Sunnah
Untuk Masyarakat Islami artinya Tujuan Hasmi adalah mewujudkan masyarakat yang Islami

Maka dapat disimpulkan bahwa HASMI adalah sebuah Gerakan Kebangkitan yang memiliki prinsip berdasarkan Sunnah Rosululloh Sholallohu 'alaihi wa sallam yang memiliki berbagai program dakwah untuk mewujudkan masyarakat yang Islami, sesuai aturan Alloh subhanahu wa ta'ala.

HASMI sangat prihatin melihat berbagai kemungkaran terjadi di negri ini, mulai dari Kesyirikan, Kemaksiatan, Bid'ah, Kebudayaan munkar, pornografi, pornoaksi, perjudian, miras, narkoba, aborsi, tawuran, penganiayaan, dan lain sebagainya.

Landasan utama HASMI adalah ajaran islam itu sendiri, yakni :
1. Al-Qur'an
2. Hadits/Sunnah Shahihah
3. Ijma' Sahabat
dan
4. Pemahaman yang seusai dengan pemahaman generasi terbaik umat ini, yaitu para Sahabat Nabi Sholallohu 'alaihi wa sallam.

Jati diri HASMI dan prinsip-prinsipnya merupakan prinsip ajaran Islam itu sendiri sesuai yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, tanpa menambah maupun mengurangi, hal itu bisa dilihat dalam ratusan buku yang telah ditulis oleh HASMI, dan telah direkomendasikan oleh Majelis Ulama Indonesia Pusat
HASMI senantiasa menjaga kemurian ajaran Islam dengan terus mendakwahkan Islam yang murni, mengikis kesyirikan dan kebid'ahan di tengah masyarakat dengan cara yang damai dan santun, serta senantiasa berkoordinasi dengan aparat pemerintahan dalam setiap program dakwah yang dilakukan, baik itu Tabligh Akbar, Bedah Buku, Safari Dakwah, Jaulah Dakwah, Berlian (Bersyariah Lingkungan), dsb.

HASMI berpartisipasi dalam program pembangunan Nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, yaitu berupa :
- Pesantren yang jumlahnya sangat banyak tersebar di Jakarta, Bogor, Cirebon, Cianjur. Dsb
- Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam
- Beasiswa Sarjana Islami S1
- SD IT, SMP IT, SMA IT Terakreditasi A
- Kursus-kursus da'i (I'dad Du'at)
- Stasiun Radio Islami dsb

Ceramah para da'i HASMI juga tersebar luas, dan bisa dinikmati oleh semua kalangan, silahkan kunjungi Chanel Youtube Fajri Chanel dan Hasmi Media Pusat.

HASMI memiliki ratusan da'i yang tersebar di Indonesia, mereka pada umumnya adalah lulusan pesantren dan universitas Islami, baik dalam maupun luar negeri dengan gelar Lc, Sarjana, Magister hingga Doktor. Didukung oleh tenaga ahli seperti tenaga IT terampil yang senantiasa insya Alloh ikhlas lillahi ta'ala untuk mewujudkan masyarakat Islami.

HASMI juga turut berpartisipasi dalam mewujudkan kesejahteraan umum, yakni mendirikan program beasiswa untuk Yatim, Pembagian Sembako untu Dhuafa, Khitanan Masal, Bantuan Bencana Alam seperti Tsunami Aceh, Banjir Jakarta, Membuka lapangan kerja dsb.

Semua itu bertujuan untuk mendekatkan masyarakat kepada ajaran Islam yang benar, sesuai Al-Qur'an, Sunnah Shahihah, Ijma' Sahabat dan Pemahaman yang seusai dengan pemahaman generasi terbaik umat ini, yaitu para Sahabat Nabi Sholallohu 'alaihi wa sallam.

Jadi di manakah sesatnya Hasmi? Tidak ada..!!
Mereka yang menuduh Hasmi sesat adalah yang tidak senang dengan kebangkitan Islam, atau memang mereka yang memiliki prinsip beragama berbeda dengan prinsip beragama yang dijalankan oleh HASMI, yang artinya prinsip mereka bersebrangan dengan prinsip islam itu sendiri, seperti prinsip Syi'ah, liberalisme, Atheisme dsb. 

Atau mereka yang masih saudara kita sesama muslim tetapi memiliki kesalahan pandang terhadap Islam, seperti kelompok Mu'tazilah, Khowarij, Murji'ah, Qodariyah, Asy'Ariyah, Shufiyah. Mereka merasa benar sendiri, padahal kebenaran itu ukurannya adalah Al-Qur'an, Sunnah, sesuai pemahaman Sahabat Nabi. BUKAN KLAIM SEPIHAK

Hasmi Teroris, Hasmi Sesat, Hasmi Wahabi
Itulah tuduhan yang selama ini tersebar di Sosial media, dan tuduhan tersebut tidak benar.

Hasmi Teroris
Tentu saja HASMI tidak ada kaitannya dengan Teroris, HASMI bergerak dengan cara damai, Hasmi menolak Kekerasan walaupun tujuannya untuk menegakan Islam, karena hal itu hanya akan memicu kekacauan, ketakutan dan kerusakan.
Namun HASMI tidak anti Jihad jika dilakukan pada situasi dan kondisi yang tepat. Dan tetap bersiap siaga.

Hasmi Sesat
Sesat adalah ungkapan bagi yang salah jalan. HASMI bukanlah aliran sesat karena Hasmi senantiasa berada di jalan Nabi. Pedoman Hasmi dalam beragama adalah al-Qur'an dan Sunnah sesuai dengan pemahaman para Sahabat Nabi, serta mengikuti Ijma' para Ulama. Bahkan hal ini telah diakui oleh MUI. Rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor: Rek U-185/MUI/V/2009.
Untuk menilai sesat atau tidaknya seseorang atau kelompok, maka MUI telah membuat 10 kriteria aliran sesat, silahkan dipelajari.

Hasmi Wahabi
Wahabi adalah sebutan untuk pengikut Muhammad bin Abdul Wahhab. Adapun Hasmi adalah Harakah Sunniyah (Gerakan Pengikut Sunnah). Tentu hal itu tidak benar jika sebutan Wahabi dituduhkan kepada HASMI. Kami tetap memuliakan semua Ulama termasuk Muhammad bin Abdul Wahab, namun rujukan dalam beragama bukan lah Muhammad bin Abdul Wahhab, melainkan al-Qur'an dan Sunnah sesuai dengan pemahaman para Sahabat Nabi, serta mengikuti Ijma' para Ulama. Siapa saja ulama yang sesuai dengan al-Qur'an dan Sunnah sesuai dengan pemahaman para Sahabat Nabi akan kita terima, siapa yang tidak seusai dengan al-Qur'an dan Sunnah sesuai dengan pemahaman para Sahabat Nabi akan kita tolak, termasuk Muhammad bin Abdul Wahab.

source http://yusuf-istiqomah.blogspot.co.id/2017/05/membongkar-kesesatan-hasmi.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pasang Iklan 150x150 px

Artikel Terbaru

Komentar Terbaru