Senin, 22 Mei 2017

Salafiyun Sempalan, Apa dan Siapakah Kelompok Ini Sebenarnya ?

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Islam akan terpecah menjadi 73 kelompok keagamaan, semuanya sesat dan hanya 1 kelompok yang selamat. Mereka yang selamat adalah yang berpegang dengan ajaran Rosululloh dan para Sahabatnya, inilah yang disebut para ulama dengan istilah Ahlussunnah wal Jamaah.

HASMI semakin masif dakwah di dunia maya

Dunia maya atau internet kini sudah menjadi konsumsi kalangan generasi muda, bahkan tak sedikit masyarakat kelahiran tahun 1960an pun tak ketinggalan ikut mengakses internet untuk mendapat berbagai informasi dan ilmu pengetahuan. Sehingga bisa dikatakan aktivitas masyarakat saat ini tak lepas dari internet, baik bwowsing ataupun chatting social media, terlebih saat ini sudah banyak yang memiliki smartphone dan harga paket internet yang relatif terjangkau bahkan oleh kalangan pelajar, ditambah lagi banyaknya akses WIFI gratis di kantor ataupun lembaga pendidikan (kampus-kampus).

Jumat, 19 Mei 2017

Belajar kebal senjata tajam

Pertanyaan
Saya dulu pernah ikut perguruan... saya sempat dimandikan selama 7 hari..tujuanya untuk kebal senjata tajam...saya ikut itu karna didaerah kerja saya sangat rawan akan penodongan...yg saya tanyakan ..apakah saya ini sudah dikatakan seorang yg musrik...mohon penjelasanya pak/bu....?

JAWABAN
Wa Alaikum Salam Warohmatullohi Wabarokatuh
Segala puji bagi Alloh Rabb semesta alam. Semoga sholawat dan salam tercurahkan kepada Rosululloh sholallohu alaihi wasallam beserta keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya yang setia hingga akhir zaman. Amin

Ilmu kebal termasuk kesyirikan.

Meyakini kehebatan dokter termasuk syirik?


Jika yang dimakud adalah mengakui kehebatan dokter dikarenakan keahliannya di bidang kedokteran tanpa ada keyakinan bahwa ia mampu menyembuhkan seseorang, maka ini bukan kesyirikan. Ia memang mempunyai ilmu tentangnya.

Hukum berkerja dalam kondisi ikhtilat (campur) dengan laki-laki bukan mahram

 Assalamualaikum Ana ingin bertanya,ana bkerja bercampur baur dengan ikhwan, ana ingin keluar dari pkerjaan itu.. Namun bekerja di tempat itu ana jadi banyak belajar ilmu, ana sering di ajak ke pengajian oleh majikan dan malah lebih sering mndengarkan ceramah. Bagaimana hukumnya bila seperti ini?? Ana takut rezeki ini tidak berkah, bagaimana menjelaskan kepada majikan ana tentang ini..? Syukron, jazakumullah khairan
JAWABAN

Pasang Iklan 150x150 px

Artikel Terbaru

Komentar Terbaru