Detail: TAKLIM KAJIAN BULANAN FAJRI FM
Sabtu, 04 Mei 2013
Sabtu, 02 Februari 2013
Rabu, 23 Januari 2013
Denah Alamat Radio Fajri FM Bogor
Untuk yang belum tahu alamat Fajri FM. atau tahu alamatnya tapi gak tahu jalannya, Silahkan lihat denah.
Rabu, 08 Agustus 2012
Wawancara Seputar Suriah dengan Syaikh Ghiyas
Telah setahun lewat, pergolakan di Suriah tak juga berhenti. Bahkan semakin
memanas. Damaskus yang pada masa silam merupakan ibu kota kekhilafahan Islam
dan pangkalan tentara Islam untuk bertolak menyebarkan dakwah Islam ke seluruh
penjuru bumi kini menjadi ajang pergolakan yang dahsyat dan memakan ribuan
jiwa-jiwa yang tak berdosa. Suriah yang dahulu dikenal dengan sebutan Syam
adalah wilayah yang sangat diberkati oleh Allah
. Di bumi inilah para nabi dan rasul Allah diutus. Di bumi ini pula para
sahabat Rasulullah
berjuang dan dimakamkan. Di wilayah ini
dimakamkannya pedang Allah, Khalid bin Walid
, juga panglima kaum muslimin Abu Ubaidah bin al-Jarrah dan para sahabat
yang lainnya. Syam telah dibuka dan ditaklukkan oleh tentara Islam pada zaman
Khalifah Abu Bakar as-Shiddiq
dalam sebuah perang yang sangat
bersejarah, perang Yarmuk. Sejak itu, Syam menjadi benteng yang tangguh bagi
Islam dan umatnya.
Dari sini bertolak
tentara-tentara Islam, dari sini pula menyebar peradaban Islam yang sangat
anggun dan menawan, sebuah peradaban yang menghiasi dunia pada abad-abad
pertengahan dengan cahaya hidayah dan ilmu pengetahuan. Di samping itu Syam
juga kaya dengan para ulama. Siapa yang tidak pernah mendengar nama-nama
masyhur seperti Umar bin Abdul ‘Aziz, al-Awza’i, an-Nawawi, Ibnu Taymiyah, Ibnu
Katsir, Ibnu Qayyim al-Jauziyah dan serentetan ulama lainnya. Mereka adalah
para ulama besar yang dibesarkan di bumi Syam. Dan... di bumi Syam pula kelak
Nabi Isa
diturunkan kembali ke dunia
sebagaimana diterangkan dalam hadits-hadits yang shahih.
Untuk mengetahui lebih jelas tentang apa
yang kini terjadi di Suriah, kami dari Radio Fajri FM berhasil melakukan
wawancara tertulis dengan seorang delegasi pejuang Suriah yang sekaligus
aktivis Yayasan Hilal Ahmar, Syaikh Gahyyats Abdul Baqi. Berikut ini wawancara kami
dengan beliau.
Syaikh Gahyyats, bisakah Anda menerangkan
kepada kami, apa penyebab peristiwa yang sekarang terjadi dan sedang
berlangsung di Suriah? Dan apakah revolusi ini hanya mengangkat slogan-slogan
kebebasan dan hak-hak asasi manusia saja sebagaimana revolusi-revolusi lainnya
ataukah ia juga membawa misi Islam dan berupaya mengembalikan kejayaan Islam
seperti pada masa yang lalu?
Ghayyats: Sejak tahun 1963, Suriah berada di bawah pemerintahan
militer. Kemudian partai Ba'ats yang berhaluan sosialis berhasil merebut tampuk
kekuasaan di negeri Suriah. Kemudian Hafiz Asad yang berakidah Nushairiyah naik
sebagai presiden sejak tahun 1970. Setelah menjadi presiden, ia memasung
kebebasan pers dan menindas HAM. Serangannya terhadap Islam kian keras sejak
tahun 1980. Ia membunuh puluhan ribu jiwa dari kalangan ulama, da’i,
dosen-dosen perguruan tinggi dan para cendekiawan lainnya. Sementara, puluhan ribu
lainnya dipenjara. Dengan demikian tidak diragukan bahwa sejak puluhan tahun
Suriah berada di bawah kungkungan rezim yang zhalim. Kemudian, dalam rangka
membebaskan diri dari kezhaliman yang berat ini, bangkitlah rakyat Suriah untuk
melakukan revolusi pada tahun 2011. Rakyat ingin memperjuangkan hak-haknya
berupa keadilan dan kehormatan. Rakyat Suriah menghendaki agar Suriah kembali
kepada Islam yang hakiki. Mereka ingin mengangkat tinggi-tinggi Laa ilaaha
illallah Muhammad rasulullah.
Berapakah jumlah korban yang jatuh dalam revolusi ini?
Ghayyats: Sejak bulan Maret 2011 hingga akhir bulan Juni 2012 jumlah para syuhada’
yang gugur dari kalangan rakyat muslim Suriah mencapai lebih dari 20.000 jiwa.
Mereka adalah korban kejahatan rezim Basyar Asad. Mereka ini yang diketahui
jasad-jasadnya dan dikuburkan oleh para keluarga mereka. Akan tetapi terdapat
sejumlah besar jiwa –mencapai ribuan- yang hilang dan tidak diketahui oleh para
keluarga mereka, apakah mereka ini masih hidup di dalam penjara-penjara Basyar
Asad atau telah tewas dibunuh. Mereka ini benar-benar tidak diketahui rimbanya.
Termasuk dari kejahatan tentara Basyar Asad adalah mereka menggeledah rumah-rumah
sakit dan membunuh setiap pasien yang mereka duga dari kalangan para
demonstran. Oleh karena itu, para demonstran Suriah tidak mau melarikan
korban-korban mereka ke rumah sakit Suriah karena khawatir akan dibunuh oleh
para tentara Basyar Asad. Sehingga mereka memilih untuk membawa korban-korban
luka mereka ke rumah-rumah sakit di negeri tetangga seperti Turki dan Yordania.
Perjalanan ke negeri seberang tersebut membutuhkan waktu satu sampai dua hari.
Tidak jarang para korban meninggal di tengah perjalanan karena luka-luka yang
mereka alami cukup berat. Tentara Nushairiyyah Suriah menghadapi rakyat sipil
yang tak bersenjata dengan senapan-senapan otomatis dan bahkan senjata-senjata
berat seperti tank-tank dan misil (roket). Bahkan belakangan ini mereka juga
mengerahkan helikoter-helikopter tempur untuk memborbardir pusat-pusat
demonstrasi.
Jumlah kota dan desa yang digempur dengan tank-tank dan senjata berat
tentara Syi’ah Nushairiyah telah mencapai lebih dari 300 kota dan desa. Tak
terhitung jumlah rumah-rumah penduduk yang dihancur leburkan. Ratusan rumah-rumah
Allah pun ikut diruntuhkan dan dirusak. Puluhan ribu rakyat yang lemah
mengungsi dari Suriah untuk menyelamatkan nyawa dan kehidupan mereka. Lebih
dari 175.000 jiwa mengungsi ke Yordania. Ribuan yang lainnya mengungsi ke
Turki. Sebagian lagi ke Mesir dan negara-negara Arab lainnya. Tragedi yang
terjadi di Suriah mirip sekali dengan tragedi yang menimpa rakyat Bosnia
Herzegovina, bahkan lebih parah lagi.
Bisakah anda terangkan kepada kami tentang
akidah Nushairiyah yang menjadi idelogi para penguasa Suriah?
Ghayyats: Nushairiyah sebuah gerakan bathiniyah yang didirikan oleh
Abu Syu’aib Muhammad bin Nashr an-Numairi di Abad ke-3 H. Ia telah mengangkat
para imam pada derajat uluhiyyah (ketuhanan) dan ia sendiri mengklaim
sebagai nabi. Kemudian ia memasukkan pemikiran, tradisi dan ritual paganisme,
Majusi, Yahudi dan Nasrani sehingga menjadi akidah Nushairiyah. Sebagian mereka berkeyakinan bahwa Ali bin
Abi Thalib
bersemayam di bulan. Di kota-kota
dan desa-desa Nushairiyah tidak didapati masjid atau mushalla. Mereka tidak
mengerjakan shalat 5 waktu, tidak berpuasa Ramadhan, tidak berhaji ke baitullah
al-haram dan juga tidak membayarkan zakat. Zina dan khomr menyebar luas di
kalangan mereka dan bahkan halal menurut mereka. Mereka membenci dan mencaci
para sahabat Rasulullah
, khususnya Abu Bakar, Umar dan Utsman
. Sebaliknya mereka mengagungkan Abu Lu’lu’ah al-Majusi, si pembunuh Umar
bin Khaththab
. Juga mengagungkan dan mencintai Abdullah bin Saba’ al-Yahudi dan
Abdurrahman bin Muljam, si pembunuh Ali bin Abi Thalib
. Nushairiyah senantiasa berdiri di samping musuh-musuh Islam (bahu membahu
dengan mereka) sejak masa Tartar, Dinasti Fathimiyah dan tentara salib yang
menjajah Palestina. Mereka juga berdiri menentang Khilafah Utsmaniyah. Tidak
hanya itu, mereka kaum Nushairiyah juga menjadi tentara dalam pasukan Prancis ketika
menjajah Suriah. Di samping itu, Nushairiyah juga melakukan kejahatan-kejahatan
dan tindakan kriminal terhadap Ahlus Sunnah sepanjang sejarah. Karena itu tidak
heran jika Syaikhul Islam Ibnu Taymiyah pernah berkata, “Mereka (kaum
Nushairiyah) itu lebih kufur daripada kaum Yahudi dan Nasrani, serta bahaya
mereka terhadap kaum muslimin lebih besar daripada bahaya kaum Yahudi dan
Nasrani.”
Apakah benar Iran dan Hizbullah di Lebanon
membantu rezim yang berkuasa di Suriah? Jika benar, lalu bagaimana dengan sikap
negara-negara Arab dan Islam terhadap para pendukung revolusi?
Ghayyats: Iran, Hizbus Syaitan di Libanon dan
pemerintahan PM al-Maliki di Irak, kaum Rafidhah (Syi'ah) tersebut telah
memasok senjata, tentara dan dana untuk rezim Basyar Asad. Sebagian dari
tentara Iran dan Hizbus Syaitan itu telah tewas di tangan para mujahidin di
Suriah. Beberapa foto-foto telah berhasil merekam dan mengungkap keterlibatan
tentara Hizbus Syaitan dalam membunuhi rakyat Suriah. Iran telah menyuplai
pemerintahan Basyar Asad dengan dana sebesar lima milyar dollar AS (sekitar 45
trilyun rupiah, pen). Seperti itu pula dukungan PM al-Maliki Irak
terhadap pemerintahan Basyar Asad. Rusia juga menyuplai senjata dan kapal-kapal
perang serta dana untuk mempertahankan pemerintahan Basyar Asad yang zhalim.
China juga berbuat hal yang sama. Sedangkan sikap negara-negara Arab dan Islam
sebagian besar berkhianat terhadap perjuangan ini serta lemah dan pasif (tidak
memberikan pembelaan terhadap rakyat muslim Suriah yang tertindas). Tidak
sebagaimana Iran, Rusia dan Hizbus Syaitan yang dengan terang-terangan dan
gigih membela rezim Basyar Asad. Akan tetapi meskipun demikian, orang-orang
yang berjiwa mulia dari kalangan rakyat di negara-negara Arab dan muslim
seperti Kuwait, Saudi, Qatar, Yordan, Libia, Turki dan Indonesia telah
memberikan sumbangan bantuan kemanusiaan dan medis serta dana untuk menyantuni
anak-anak yatim, para janda dan korban-korban terluka. Akan tetapi
bantuan-bantuan tersebut masih terhitung sedikit sekali jika dibandingkan
dengan kebutuhan riil mereka karena kejahatan-kejahatan Basyar Asad benar-benar
dahsyat, meluas dan parah sekali.
Sebagian kalangan di Indonesia berpendapat
bahwa apa yang terjadi di Suriah sekarang tidak lain adalah skenario Amerika
yang bertujuan untuk memecah belah kaum muslimin, oleh karena itu kita mesti
mendukung Presiden Basyar Asad karena dialah penguasa yang sah. Bagaimana pendapat
anda tentang ini?
Ghayyats: Pendapat seperti ini jelas keliru dan sama sekali tidak
sesuai dengan realita. Demonstrasi yang terjadi di negeri Suriah ini murni
gerakan rakyat yang telah habis kesabarannya atas penindasan dan kezhaliman
rezim Basyar Asad dan ayahnya, Hafizh Asad. Sama sekali tidak ada campur tangan
Amerika di dalamnya. Sebagai bukti yang jelas adalah Amerika dan juga
negara-negara Eropa tidak pernah memberikan bantuan dalam bentuk apapun untuk
para demonstran Suriah. Mereka hanya mengeluarkan pernyataan-pernyataan saja
bahwa mereka bersama para demonstran Suriah yang menuntut hak-hak dan kebebasan
rakyat. Akan tetapi mereka tidak menyumbangkan apa-apa selain ucapan dan
pernyataan pers saja. Di balik itu Amerika bediri bersama Rusia dan Cina dalam
manuver-manuver politiknya dan menebar kebohongan. Yang harus diketahui oleh
kita semua adalah bahwa Amerika dan Eropa sangat tidak menginginkan jatuhnya
pemerintahan Suriah ke tangan kaum muslimin Ahlus Sunnah. Oleh karena itu,
mereka sama sekali tidak mendukung para pejuang revolusi. Mereka justru sibuk
membahas dan merancang sebuah proposal tentang bagaimana sebaiknya pemerintahan
pasca Basyar Asad.
Bantuan apakah yang dapat disumbangkan oleh rakyat muslim
Indonesia untuk saudara-saudara mereka di Suriah?
Ghayyats: Sesungguhnya perjuangan kaum muslimin Suriah dalam
menentang kezhaliman dan kejahatan Basyar Asad adalah perjuangan yang berat dan
memakan banyak korban. Tidak sedikit para wanita Suriah yang menjadi janda
karena gugurnya suami-suami mereka di medan perjuangan. Tidak sedikit pula
anak-anak Suriah yang kehilangan ayah atau ibu mereka. Tidak sedikit di antara
pejuang Suriah yang luka-luka dan membutuhkan pengobatan serta perawatan.
Puluhan ribu di antara mereka mengungsi dan kondisi mereka di tempat
pengungsian sangat tidak menentu. Mereka sangat membutuhkan makanan, air
bersih, obat-obatan dan bantuan kemanusiaan lainnya. Dan gelombang atau arus
pengungsi ini terus bertambah setiap harinya. Oleh karena itu telah menjadi kewajiban
bagi setiap kaum muslimin di negeri manapun mereka tinggal untuk membela
saudara-saudara mereka yang tertindas di Suriah, mereka adalah rakyat sipil
yang tak berdosa yang setiap harinya digiring kepada kematian dan diperangi
oleh tentara yang zhalim. Oleh karena itu, kami menghimbau para ulama, da’i,
wartawan (para jurnalis), para pengelola media massa dan semua kalangan di
Indonesia untuk berbicara dan mengungkap tentang kejahatan-kejahatan Basyar
Asad dan kezhaliman berat yang mereka timpakan kepada rakyat muslim Suriah.
Juga doa-doa dari kaum muslimin sangat kami nantikan agar Allah
menolong para
mujahidin, meneguhkan kaki-kaki mereka dan melindungi rakyat muslim yang lemah
dan tertindas serta agar Allah
menimpakan
kekalahan bagi rezim Basyar Asad yang zhalim dan para pembelanya. Sesungguhnya
doa-doa dari kaum muslimin bagaikan anak-anak panah yang dengan tepat mengarah
pada dada-dada tentara yang zhalim. Juga bantuan berupa harta dan obat-obatan
serta bantuan kemanusiaan lainnya sangat dinantikan oleh rakyat muslim Suriah
yang sedang tertindas. Inilah saatnya kita membuktikan rasa persaudaraan
(ukhuwah Islamiyah) di antara sesama kaum muslimin, sebagaimana yang disabdakan
oleh Rasulullah
bahwa perumpamaan orang-orang yang beriman
dalam hal saling menyayangi dan mengasihi bagaikan tubuh yang satu, jika salah
satu dari anggota tubuh tersebut mengeluh sakit maka sekujur tubuh itu pun juga
ikut merasakan sakit dan demam serta tak dapat tidur.
Demikianlah wawancara tertulis kami dengan Syekh Ghayyats
Abdul Baqi, warga Suriah yang juga seorang akitivis kemanusiaan dari Yayasan
Hilal Ahmar. Pewawancara dari Radio Fajri: Ibrahim Bafadhol.
Tidakkah hati kita terpanggil untuk meringankan penderitaan saudara-saudara
kita kaum muslimin di Suriah? Akankah kita membiarkan mereka kelaparan dan
tersia-sia? Apa yang akan kita jawab di hadapan Allah kelak jika Dia menanyai
kita tentang peran kita?
Salurkan donasi Anda untuk mereka pada no.rekening berikut:
Bank Syari’ah Mandiri, dengan no.rekening 7038.9883.97
Atas nama: Yayasan Hilal Ahmar.
Contac person: 0838 9999 8830.
Setiap infaq yang Anda salurkan akan menjadi pemberat timbangan amal Anda
di hari kiamat kelak..
Kamis, 03 Mei 2012
Kalau Cantik Mengapa Harus Berjilbab?
Dakwah Ahlussunnah-Pernah
ga sobat denger pertanyaan “ngapain sih pake jilbab, masih muda khan
jadi ga keliatan cantiknya?”, atau pernyataan “aku mau pake tapi jika
dah nikah nanti”, atau kalimat sejenisnya yang menyatakan keberatan
berjilbab. Mungkin kalimat di atas tidak menimpa diri kita, tetapi temen
deket atau kerabat. Semua tahu dan sepakat, tidak ada pertentangan
bahwa berjilbab itu wajib bagi wanita balig, yang mengaku muslimah tidak
ada alasan untuk mencari-cari alibi menghindari menutup aurat.
Allah
Azza Wa Jalla yang menciptakan manusia, paling Mengetahui perkara yang
mendatangkan maslahat (perkara yang membawa pada kebaikan) dibanding
manusia itu sendiri. Allah Maha Mengetahui, Maha Kasih Sayang dan Maha
Bijaksana kepada hamba-hamba-Nya.
“Apakah
Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan dan
kamu rahasiakan), dan Dia Maha Halus dan Maha Mengetahui?” (Qs Al Mulk 14).
...Menutup aurat itu mengandung banyak kebaikan bagi wanita, meski banyak yang menyelewengkannya sehingga muncul sejuta alasan untuk menolaknya...
Menutup
aurat itu sendiri juga mengandung banyak kebaikan bagi wanita, hanya
saja banyak yang menyelewengkan perintah ini sehingga muncul aneka ragam
alasan untuk menolaknya. Masih segar dalam ingatan masyarakat, tahun
90an banyak statement sesat untuk menolak berjilbab. Pelajar akan
dikatakan sulit mencari kerja jika belajar pada sekolah yang mewajibkan
dirinya memakai jilbab.
Imbas
dari rumor sesat ini akhirnya berkembang pada khalayak luas bahwasanya
jilbab identik dengan kekolotan dan kemunduran. Kini kita hidup di era
2000an, era manusia semakin cerdas dan kritis menilai segala sesuatu,
termasuk mengenai jilbab, muncul kesadaran masyarakat Indonesia untuk
mengenakan jilbab.
Jika suatu waktu nanti akan ada yang bertanya pada anda “Hei cantik ngapain berjilbab?” jawabnya cukup sederhana:
1. Sebagai bentuk ketaatan pada Allah Sang Pemberi hidayah, sebagaimana tercantum dalam surat An-Nur 31 dan Al-Ahzab 59.
2.
Sebagai bentuk ketaatan pada apa yang dicontohkan Rasulullah dan
istri-istrinya dalam menjaga diri agar terhindar dari fitnah,
sebagaimana yang termaktub dalam surat Al-Ahzab 53.
3.
Sebagai identitas pembeda antara muslimah dan non muslimah. Jika wanita
mengenakan jilbab, maka semua manusia akan tahu jika dia muslimah,
tetapi jika wanita ditempat umum tidak menutup aurat, agama dan
keimanannya masih diragukan.
4.
Sebagai pelindung diri dari laki-laki tidak baik. Jika wanita itu
mengenakan jilbab, sangat kecil kemungkinan untuk diganggu atau
dilecehkan, berbeda dengan wanita yang mengenakan pakaian seksi. Ketika
wanita mengenakan pakaian seksi ditempat umum, ada sepucuk pesan dibalik
pesonanya, yang kurang lebih begini “hei cowok, gangguin kita dunk!”
^_^
5.
Sebagai pelindung kulit. Ketika siang hari mengharuskan wanita
beraktivitas diluar rumah, sangat rentan kulitnya cepat rusak dan
terlihat tua sebelum waktunya, padahal kulit sehat merupakan dambaan
setiap wanita, pemakaian jilbab secara benar akan melindungi dan menjaga
kulit wanita dari ganasnya sinar matahari. Bukan hanya matahari,
sebagian manusia yang menempati bumi juga mengalami musim dingin di
banyak negara. Bagi wanita, jilbab merupakan pelindung ampuh dari
dinginnya cuaca.
6.
Sebagai pengontrol. Jika wanita tidak berjilbab, cenderung merasa bebas
dan tidak terikat dengan pakaian yang dikenakannya. Berbeda dengan
wanita berjilbab, jika ingin berbuat sesuatu yang melanggar norma-norma
agama, maka ia akan berpikir matang, jilbab menjadi alat pengontrol dan
pengingatnya.
So, cantik, ngapain ga berjilbab jika sudah tahu banyak manfaat dari berjilbab? ^_^
Kategori : Remaja
Sumber : voa-islam.com
Kamis, 26 April 2012
Illuminati dan Bahayanya
Illuminati adalah kelompok persaudaraan rahasia yang sangat tertutup. Menurut Wikipedia, Illuminati berasal dari bahasa latin illuminatus yang berarti tercerahkan, adalah nama yang diberikan kepada organisasi persaudaraan rahasia kuno yang pernah ada dan diyakini masih tetap ada sampai sekarang, walaupun tidak ditemukan bukti-bukti nyata tentang keberadaan organisasi persaudaraan ini.
Secara historis, nama illuminati ini merujuk kepada illuminati Bavaria, yaitu sebuah kelompok rahasia pada zaman pencerahan di Eropa yang didirikan pada 1 Mei 1776 M di Ingolstadt (Bavaria Atas) dengan nama Ordo Illuminati. Anggota awalnya sebanyak lima orang dan di pelopori Adam Weishaupt, keturunan Yahudi yang lahir dan besar di Ingolstadt dan berlatar belakang pendidikan sebagai Jesuit.
Tetapi, ada juga penelitian yang menyebutkan, organisasi Illuminati ini sudah ada jauh sebelum masa Adam Weishaupt. Menurut penelitian ini, illuminati merupakan organisasi rahasia Yahudi yang bergerak di bawah tanah, menjalankan segenap agenda Zionisme yang didasarkan pada ajaran Qabala, yaitu ordo rahasia Yahudi tertua yang telah berusia lebih kurang 4.000 tahun.
Adam Weishaupt hanyalah kelanjutan tangan ordo Qabala putih, yaitu salah satu ordo Qabala yang lebih menekankan misi politik, di samping mengembangkan ajaran Qabala dalam me nyem bah Lucifer. Mereka merumuskan, misi Qabala adalah menentukan arah peradaban manusia guna membentuk “tatanan dunia baru” ( Novus ordo seclorum) dan “Pemerintahan Satu Dunia” ( E Pluribus Unum) di bawah kepemimpinan kaum Yahudi.
Di antara salah satu tujuan organisasi ini adalah menghapuskan semua agama yang ada. Dan menurut penelitian yang disebutkan di atas, Adam Weishaupt inilah perumus The Protocols of the Elders of Zion (protokol tokoh-tokoh zionisme) yang berisi agenda besar dengan tujuan utama untuk penguasaan dunia oleh kaum Zionis. (Sumber: barisanjihad.multiply.com).
Dari keterangan dan gambaran ringkas tentang illuminati, dapat kita ambil kesimpulan bahwa ia merupakan suatu kelompok atau organisasi rahasia yang bertujuan menguasai dunia di ba wah kepemimpinan kaum Zionis dan menghapuskan semua agama yang ada, dengan menggunakan segala cara untuk mencapai tujuannya.
Seperti sudah menjadi rahasia umum, para tokoh illuminati menguasai sebagian besar ekonomi dunia, yang dengan itu mereka bisa mengatur dan mengarahkan pemerintahan negara-negara di dunia. Salah satu cara dan jalan mereka memengaruhi akal dan pola pikir masyarakat dunia adalah melalui industri musik dan film.
Di sinilah umat Islam harus menyadari bahayanya menjadikan artis dan penyanyi Hollywood sebagai idola dan role model dalam perilaku, fashion, dan gaya hidup karena kebanyakan mereka membawa dan menyisipkan ajaran serta gaya hidup yang diinginkan oleh kaum Zionis bagi masyarakat dunia sehingga bisa mereka kuasai.
Mereka kerap menggunakan selebritas untuk memengaruhi masyarakat dunia dengan musik, aksi panggung, dan gaya hidupnya yang mengumbar seks dan pornografi serta gaya hidup bebas nilai dan agama. Kalau umat Islam tidak waspada tentu akan sangat berbahaya terhadap generasi muda kita, yang sekarang ini kita lihat sudah begitu jauh dari ajaran Islam.
Tetapi, sebagai umat Islam yang percaya akan janji Allah SWT bahwa masa depan itu bagi kegemilangan Islam dan umatnya, kita tidak boleh takut. Yang dituntut dari kita adalah kewaspadaan sebagai umat untuk terus berusaha men jadi generasi yang selalu berada dalam kebenaran dan tidak terpengaruh dengan mereka yang mengecewakan dan menghinakan kita.
Kita pun mesti mempersiapkan diri dan keluarga agar bisa menjadi generasi rabbani yang menerapkan nilai-nilai Islam. Diriwayatkan dari Tsauban, ia berkata, “Rasulullah bersabda, ‘Akan senantiasa ada segolongan dari umatku yang berjalan di atas kebenaran, tiada sedikit pun terpengaruh orang yang menghina mereka, hingga datangnya keputusan Allah’.” (HR Bukhari dan Muslim, ini lafaz Muslim).
Alquran menjelaskan, kaum Yahudi akan selalu menimbulkan api peperangan di antara bangsa di dunia ini dan menjerumuskan masyarakat dunia. Namun sebagai Muslim, kita meyakini jika kita beriman kepada Allah SWT maka Dia menjadikan kita berkuasa di muka bumi ini.
‘’Dan Allah telah berjanji kepada orangorang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia suguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka ber kuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.’’ (QS. Al- Nur [24]: 55).
Secara historis, nama illuminati ini merujuk kepada illuminati Bavaria, yaitu sebuah kelompok rahasia pada zaman pencerahan di Eropa yang didirikan pada 1 Mei 1776 M di Ingolstadt (Bavaria Atas) dengan nama Ordo Illuminati. Anggota awalnya sebanyak lima orang dan di pelopori Adam Weishaupt, keturunan Yahudi yang lahir dan besar di Ingolstadt dan berlatar belakang pendidikan sebagai Jesuit.
Tetapi, ada juga penelitian yang menyebutkan, organisasi Illuminati ini sudah ada jauh sebelum masa Adam Weishaupt. Menurut penelitian ini, illuminati merupakan organisasi rahasia Yahudi yang bergerak di bawah tanah, menjalankan segenap agenda Zionisme yang didasarkan pada ajaran Qabala, yaitu ordo rahasia Yahudi tertua yang telah berusia lebih kurang 4.000 tahun.
Adam Weishaupt hanyalah kelanjutan tangan ordo Qabala putih, yaitu salah satu ordo Qabala yang lebih menekankan misi politik, di samping mengembangkan ajaran Qabala dalam me nyem bah Lucifer. Mereka merumuskan, misi Qabala adalah menentukan arah peradaban manusia guna membentuk “tatanan dunia baru” ( Novus ordo seclorum) dan “Pemerintahan Satu Dunia” ( E Pluribus Unum) di bawah kepemimpinan kaum Yahudi.
Di antara salah satu tujuan organisasi ini adalah menghapuskan semua agama yang ada. Dan menurut penelitian yang disebutkan di atas, Adam Weishaupt inilah perumus The Protocols of the Elders of Zion (protokol tokoh-tokoh zionisme) yang berisi agenda besar dengan tujuan utama untuk penguasaan dunia oleh kaum Zionis. (Sumber: barisanjihad.multiply.com).
Dari keterangan dan gambaran ringkas tentang illuminati, dapat kita ambil kesimpulan bahwa ia merupakan suatu kelompok atau organisasi rahasia yang bertujuan menguasai dunia di ba wah kepemimpinan kaum Zionis dan menghapuskan semua agama yang ada, dengan menggunakan segala cara untuk mencapai tujuannya.
Seperti sudah menjadi rahasia umum, para tokoh illuminati menguasai sebagian besar ekonomi dunia, yang dengan itu mereka bisa mengatur dan mengarahkan pemerintahan negara-negara di dunia. Salah satu cara dan jalan mereka memengaruhi akal dan pola pikir masyarakat dunia adalah melalui industri musik dan film.
Di sinilah umat Islam harus menyadari bahayanya menjadikan artis dan penyanyi Hollywood sebagai idola dan role model dalam perilaku, fashion, dan gaya hidup karena kebanyakan mereka membawa dan menyisipkan ajaran serta gaya hidup yang diinginkan oleh kaum Zionis bagi masyarakat dunia sehingga bisa mereka kuasai.
Mereka kerap menggunakan selebritas untuk memengaruhi masyarakat dunia dengan musik, aksi panggung, dan gaya hidupnya yang mengumbar seks dan pornografi serta gaya hidup bebas nilai dan agama. Kalau umat Islam tidak waspada tentu akan sangat berbahaya terhadap generasi muda kita, yang sekarang ini kita lihat sudah begitu jauh dari ajaran Islam.
Tetapi, sebagai umat Islam yang percaya akan janji Allah SWT bahwa masa depan itu bagi kegemilangan Islam dan umatnya, kita tidak boleh takut. Yang dituntut dari kita adalah kewaspadaan sebagai umat untuk terus berusaha men jadi generasi yang selalu berada dalam kebenaran dan tidak terpengaruh dengan mereka yang mengecewakan dan menghinakan kita.
Kita pun mesti mempersiapkan diri dan keluarga agar bisa menjadi generasi rabbani yang menerapkan nilai-nilai Islam. Diriwayatkan dari Tsauban, ia berkata, “Rasulullah bersabda, ‘Akan senantiasa ada segolongan dari umatku yang berjalan di atas kebenaran, tiada sedikit pun terpengaruh orang yang menghina mereka, hingga datangnya keputusan Allah’.” (HR Bukhari dan Muslim, ini lafaz Muslim).
Alquran menjelaskan, kaum Yahudi akan selalu menimbulkan api peperangan di antara bangsa di dunia ini dan menjerumuskan masyarakat dunia. Namun sebagai Muslim, kita meyakini jika kita beriman kepada Allah SWT maka Dia menjadikan kita berkuasa di muka bumi ini.
‘’Dan Allah telah berjanji kepada orangorang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia suguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka ber kuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.’’ (QS. Al- Nur [24]: 55).
Wallahu a’lam bish shawab.
Dikutip dari Rubrik Tanya Jawab Republika, edisi 24 April 2012
Detail: Illuminati dan Bahayanya
Rabu, 25 April 2012
Imam Masjid Indramayu Mendapat Tunjangan
Dakwah Ahlussunnah, Indramayu– Sebanyak 800 imam masjid di Kabupaten Indramayu, bersyukur. Mereka mendapat perhatian dari Pemkab berupa pemberian tunjangan honor.
APBD II Indramayu menganggarkan sebesar Rp 1,4 miliar untuk pengabdian dan jerih payah mereka membina umat. “Alhamdulillah cair, terima kasih Ibu bupati,” ujar imam masjid dari Desa Sukadana, H Fatkhullah (56) usai menerima tunjangan honor imam masjid dari Bupati Indramayu, Anna Sophanah, di sela kegiatan Orientasi Imam Masjid se-Jabar di Ponpes Cadangpinggan.
Ketua Forum Komunikasi Imam Masjid (Forkim) Kabupaten Indramayu, KH Syakur Yasin MA, mengatakan pemberian tunjangan untuk imam masjid ini, diberikan untuk tri wulan pertama pada tahun 2012 ini. “Tunjangan kepada para imam masjid ini, diberikan setiap tiga bulan sekali,” ujarnya.
Tunjangan daerah untuk para imam masjid ini diberikan pertama kali saat Bupati Indramayu dijabat oleh H Irianto MS Syafiuddin, akrab disapa Kang Yance.
Bupati Indramayu, Anna Sophanah, memandang bahwa para imam masjid adalah elemen masyarakat yang sangat membantu Pemkab dalam peran sertanya di masyarakat. Sehingga, imam masjid harus diperhatikan. "Untuk itu, perlunya pemberian tunjangan ini sebagai motivasi imam masjid di tengah-tengah masyarakat,” tandasnya.
APBD II Indramayu menganggarkan sebesar Rp 1,4 miliar untuk pengabdian dan jerih payah mereka membina umat. “Alhamdulillah cair, terima kasih Ibu bupati,” ujar imam masjid dari Desa Sukadana, H Fatkhullah (56) usai menerima tunjangan honor imam masjid dari Bupati Indramayu, Anna Sophanah, di sela kegiatan Orientasi Imam Masjid se-Jabar di Ponpes Cadangpinggan.
Ketua Forum Komunikasi Imam Masjid (Forkim) Kabupaten Indramayu, KH Syakur Yasin MA, mengatakan pemberian tunjangan untuk imam masjid ini, diberikan untuk tri wulan pertama pada tahun 2012 ini. “Tunjangan kepada para imam masjid ini, diberikan setiap tiga bulan sekali,” ujarnya.
Tunjangan daerah untuk para imam masjid ini diberikan pertama kali saat Bupati Indramayu dijabat oleh H Irianto MS Syafiuddin, akrab disapa Kang Yance.
Bupati Indramayu, Anna Sophanah, memandang bahwa para imam masjid adalah elemen masyarakat yang sangat membantu Pemkab dalam peran sertanya di masyarakat. Sehingga, imam masjid harus diperhatikan. "Untuk itu, perlunya pemberian tunjangan ini sebagai motivasi imam masjid di tengah-tengah masyarakat,” tandasnya.
Minggu, 22 April 2012
Ratusan Ulama di Indonesia Sepakat Bubarkan Syi’ah
Ratusan
ulama dari berbagai daerah berkumpul di masjid Al Fajr-Kota
Bandung,Ahad (22/4/2012),mereka datang atas undangan Forum Ulama Umat
Indonesia (FUUI) dalam acara Musyawarah ‘Ulama dan Ummat Islam Indonesia
ke-2 dengan agenda “Merumuskan Langkah Strategis Untuk Menyikapi Penyesatan dan Penghinaan Para Penganut Syi’ah”. Sebagaimana diberitakan oleh Hidayatullah
Dalam acara itu, tak kurang 200 ulama dari berbagai wilayah di Indonesia hadir. Ulama-ulama tersebut dari berbagai pesantren dan ormas Islam yang ada di Indonesia seperti Persis, Muhamadiyah, NU, Hidayatullah, Al Irsyad, DDII, PUI, termasuk MUI Pusat.
Musyawarah ini dihadiri Wali Kota Bandung, Dada Rosada dan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawawan Lc.
Dalam sambutannya Ahmad Heryawan menyambut baik acara tersebut. Lebih lanjut dia menegaskan bahwa salah satu tugas ulama adalah menjaga aqidah umat.
“Fatwa ulama sudah jelas tentang posisi Syi’ah ini dalam keyakinan Ahlu Sunnah wal Jamaah,maka sikap kita juga harus jelas juga,”katanya.
Untuk itu dirinya berharap rekomendasi dari ulama yang akan mengadakan musyawarah hingga malam hari nanti diharapkan menghasilkan hal yang mampu menyelesaikan masalah umat ada, sehingga bisa direkomendasikan kepada pemerintah Kota Bandung maupun langsung kepada Pemerintah Jawa Barat.
Menurutnya, rekomendasi tersebut bisa menjadi acuan gubernur dalam mengeluarkan peraturan jika dianggap perlu.Hingga menjelang shalat dhuhur peserta mendengarkan pandangan umum dari elemen ormas Islam yang hadir tentang posisi Syi’ah dalam pandangan Sunni. Hasilnya semua ormas Islam memberi pandangan bahwa Syi’ah sesat dan menyesatkan.
Musyawarah dilanjutkan usai shalat dhuhur, peserta yang hadir di bagi ke dalam tiga komisi, yakni: Komisi Strategis, Komisi Taktis dan Komisi Sosialisasi.Masing-masing komisi mempresentasi hasil dari musyawarahnya tentang rekomendasi penanganan Syi’ah di Indonesia.
Komisi Strategis merumuskan langkah-langkah antisipasi penyesatan dan penghinaan kelompok Syiah melalui bidang politik dan hukum. Adapun Komisi taktis merumuskan strategi untuk menghadapi kegiatan penyesatan dan penghinaan kaum Syiah. Sedangkan Komisi Sosialisasi, membahas tentang langkah sosialisasi kepada masayarakat, baik perorangan atau lembaga, menjelaskan akan bahaya Syiah.
Ketua FUUI, KH Athian Ali menegaskan acara ini merupakan bentuk respon dari banyaknya pertanyaan kaum muslimin ihwal kesesatan Syiah. Terlebih ajaran ini seperti bernilai Islam, padahal sesungguhnya sesat menyesatkan. "Kami berupaya untuk membentengi dan menyelamatkan umat Islam dari bahaya Syiah di negeri ini," tegas Athian saat menyampaikan Fatwa FUUI tentang Sesatnya Syiah.
Dari pimpinan ormas Islam yang hadir, sepakat bahwa Syiah adalah paham sesat menyesatkan serta berada di luar Islam. Kaum muslimin diimbau waspada dalam menghadapi kaum Syiah. Mereka juga sepakat untuk bekerjasama dan sinergi dalam membentengi akidah umat.
Dalam acara itu, tak kurang 200 ulama dari berbagai wilayah di Indonesia hadir. Ulama-ulama tersebut dari berbagai pesantren dan ormas Islam yang ada di Indonesia seperti Persis, Muhamadiyah, NU, Hidayatullah, Al Irsyad, DDII, PUI, termasuk MUI Pusat.
Musyawarah ini dihadiri Wali Kota Bandung, Dada Rosada dan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawawan Lc.
Dalam sambutannya Ahmad Heryawan menyambut baik acara tersebut. Lebih lanjut dia menegaskan bahwa salah satu tugas ulama adalah menjaga aqidah umat.
“Fatwa ulama sudah jelas tentang posisi Syi’ah ini dalam keyakinan Ahlu Sunnah wal Jamaah,maka sikap kita juga harus jelas juga,”katanya.
Untuk itu dirinya berharap rekomendasi dari ulama yang akan mengadakan musyawarah hingga malam hari nanti diharapkan menghasilkan hal yang mampu menyelesaikan masalah umat ada, sehingga bisa direkomendasikan kepada pemerintah Kota Bandung maupun langsung kepada Pemerintah Jawa Barat.
Menurutnya, rekomendasi tersebut bisa menjadi acuan gubernur dalam mengeluarkan peraturan jika dianggap perlu.Hingga menjelang shalat dhuhur peserta mendengarkan pandangan umum dari elemen ormas Islam yang hadir tentang posisi Syi’ah dalam pandangan Sunni. Hasilnya semua ormas Islam memberi pandangan bahwa Syi’ah sesat dan menyesatkan.
Musyawarah dilanjutkan usai shalat dhuhur, peserta yang hadir di bagi ke dalam tiga komisi, yakni: Komisi Strategis, Komisi Taktis dan Komisi Sosialisasi.Masing-masing komisi mempresentasi hasil dari musyawarahnya tentang rekomendasi penanganan Syi’ah di Indonesia.
Komisi Strategis merumuskan langkah-langkah antisipasi penyesatan dan penghinaan kelompok Syiah melalui bidang politik dan hukum. Adapun Komisi taktis merumuskan strategi untuk menghadapi kegiatan penyesatan dan penghinaan kaum Syiah. Sedangkan Komisi Sosialisasi, membahas tentang langkah sosialisasi kepada masayarakat, baik perorangan atau lembaga, menjelaskan akan bahaya Syiah.
Ketua FUUI, KH Athian Ali menegaskan acara ini merupakan bentuk respon dari banyaknya pertanyaan kaum muslimin ihwal kesesatan Syiah. Terlebih ajaran ini seperti bernilai Islam, padahal sesungguhnya sesat menyesatkan. "Kami berupaya untuk membentengi dan menyelamatkan umat Islam dari bahaya Syiah di negeri ini," tegas Athian saat menyampaikan Fatwa FUUI tentang Sesatnya Syiah.
Dari pimpinan ormas Islam yang hadir, sepakat bahwa Syiah adalah paham sesat menyesatkan serta berada di luar Islam. Kaum muslimin diimbau waspada dalam menghadapi kaum Syiah. Mereka juga sepakat untuk bekerjasama dan sinergi dalam membentengi akidah umat.
Jumat, 20 April 2012
Dajjal Jadi Maskot Olimpiade London 2012
Setiap pesta olahraga multieven pasti memiliki maskot. Olimpiade London 2012 menampilkan sosok Wenlock dan Mandeville sebagai maskot pesta olahraga terakbar tahun 2012 ini. Wenlock dan Mandeville adalah animasi yang menampilkan dua tetes baja dari industri baja di Bolton.
Wenlock diambil dari nama kota Much Wenlock di Shropshire. Sedangkan Mandeville diambil dari nama Stoke Mandeville, sebuah desa di Buckinghamshire tempat pendahulu Paralimpiade diadakan.
Yang mengejutkan, kedua maskot olimpiade London 2012 itu hanya memiliki satu mata besar. Bukankah itu simbol dajjal? Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW bersabda, ''Aku memperingatkan kalian untuk melawannya (Dajjal) dan tidak ada Nabi yang memperingatkan umatnya untuk melawan. Tapi aku akan mengatakan sesuatu yang belum pernah diungkapkan oleh nabi sebelumku. Kalian harus tahu bahwa ia (dajjal) bermata satu...'
Dalam hadis lainnya disebutkan, Diriwayatkan dari Ibnu Umar RA bahwasannya Rasulullah menyebutkan Dajjal di tengah-tengah manusia seraya berkata: ''Sesungguhnya Allah ta’ala tidak Buta. Ketauhilah bahwa al-Masih ad Dajjal buta sebelah kanannya. Seakan-akan sebuah anggur yang busuk.'' (HR. Bukhari)
Hampir semua kebudayaan sudah meramalkan kedatangan Dajjal. Simbol mata satu (All-Seeing Eye) alias Dajjal sudah ada sejak ribuan tahun lalu.contohnya Simbol RA yang terdapat dalam artefak Mesir Kuno. Sejak abad pertengahan, mata satu kini terserap dalam simbol-simbol Freemasonry (Perkumpulan Rahasia) yang digunakan dalam ritual mereka. Bahkan, kini simbol mata satu digunakan dalam berbagai hal, termasuk Maskot Olimpiade London ini?
Rabu, 18 April 2012
Gambar Unik: Hijab Itu Kehormatan
Gambar ini bukan untuk menyamakan antara manusia dengan ayam. Tapi hanya ingin mengajak anda berfirkir. Jika ayam saja berpakaian, lantas mengapa manusia tidak berpakaian. Apakah manusia lebih bodoh daripada binatang. Ya.. sepertinya para wanita saat ini telah dibodohi oleh orang kafir. Maka, muliakan dirimu dengan Hijab Syar'i.
Rasil Syi'ah
Kontroversi adanya media-media khusus sebagai corong atau sarana
propaganda syi’ah kali ini menimpa Radio Silaturahim (Rasil), sebuah
radio berlabel Islam yang mengudara pada frekwensi AM 720. Radio
Silaturahim atau yang biasa disingkat Rasil, dinamakan demikian,karena
beralamat di jalan Masjid Silaturrahim No. 36 Halimanggis, Cibubur,
Bekasi.
Kontroversi mencuat ketika artikel berjudul “Radio Rasil Pro Syiah?” tulisan Ustadz Hartono Ahmad Jaiz yang dikirim ke situs Eramuslim dimuat di situs tersebut. Tulisan itu mengundang pihak Rasil AM 720 melayangkan bantahan dan klarifikasi melalui Geisz Chalifah, Manager Humas Radio Silaturahim (Rasil AM 720).
Isi bantahan dari fihak Rasil maupun tanggapan dari fihak Eramuslim bisa dibaca lebih detail di http://www.eramuslim.com/suara-kita/suara-pembaca/bantahan-dan-klarifikasi-radio-silaturahim.htm
Artikel berjudul “Radio Rasil Pro Syiah?” bisa dibaca lengkap di situs nahimunkar.com, tepatnya di http://nahimunkar.com/10988/radio-silaturahim-pro-syiah/ Dalam artikel tersebut, Ustadz Hartono Ahmad Jaiz, mengkritisi siaran Rasil yang bermoto “Untuk Islam Yang Satu” khususnya Tausiah Sore, dengan nara sumber Ustadz Zen Al-Hady, yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIB hingga menjelang adzan magrib, di edisi 02 Februari 2011.
Dalam tulisan tersebut, Ustadz Hartono Ahmad Jaiz menangkap kesamaan pandangan Ustadz Zen Al-Hady, dengan pendukung syi’ah sebelumnya, seperti Said Agil Siradj, Umar Shihab, yang mengatakan syi’ah sudah ada sejak dulu, dan mereka bagian dari Islam karena orang Syi’ah diizinkan ber-Haji ke tanah suci. Alasan lainnya, Republik Syi’ah Iran merupakan anggota OKI dan anggota Rabithah Alam Islami (Liga Muslim Sedunia).
Banyak lagi yang diungkapkan oleh Ustadz Hartono Ahmad Jaiz, mengomentari Ustadz Zen Al Hady, yang menurutnya ingi membentuk sebuah opini yang bagus, namun klise. Kesimpulannya menyesatkan!
Dari sinilah Ustadz Hartono Ahmad Jaiz merasakan bahwa Radio Silaturahim (Rasil) pro syi’ah. Dan menurutnya hal ini bukan hanya didasarkan pada pernyataan ustadz Zen Al-Hady saja, tetapi selama ini di Rasil ada sosok narasumber bernama ustadz Husin Alatas yang oleh umat Islam diidentifikasi sebagai salah satu misionaris Syi’ah.
Menurut Ustadz Hartono, indikasi syi’ah yang bisa ditemukan pada diri Ustad Husen Alatas antara lain ketika Ustadz Husen Alatas menjawab sebuah pertanyaan dari pendengar yang dibacakan pembawa acara Rasil AM720, yang terjadi pada Selasa malam (sekitar jam 23:00 wib) tanggal 25 Oktober 2011 (28 Dzulqa’dah 1432H), ia menggunakan kesempatan itu untuk melampiaskan syahwat paham sesat Syi’ah yang cenderung meremehkan Imam Bukhari dan Muslim yang diakui otoritasnya oleh ummat Islam di dunia sebagai perawi hadits shahih.
Ustadz Husen Alatas kala itu pernah mengatakan salah satu hadits riwayat Muslim dengan tudingan sebagai hadits palsu. Yaitu, hadits yang isinya antara lain mengatakan bahwa “orang tua Nabi di neraka”. Juga, ada satu hadits riwayat Bukhari yang dikatakannya menjijikkan. Yaitu, salah satu hadits yang mengatakan bahwa “Fathimah datang ke Nabi Muhammad dan berkata agar Nabi bersikap adil kepada istri-istrinya sebagaimana kepada Aisyah, dan ketika Fathimah datang kepada Nabi Muhammad, beliau sedang berada di pangkuan Aisyah”.
Bahkan, ustadz Husen Alatas seperti tidak mengakui eksistensi dan otoritas Imam Bukhari dan Muslim dengan seolah-olah memposisikan keduanya sebagai bukan termasuk ulama yang berhak menilai shahih tidaknya hadits. Karena menurut Husen Alatas, Bukhari dan Muslim hanya mengumpulkan riwayat. Sedang yang menentukan shahih atau tidaknya hadits adalah ulama rabbaniyyin berdasarkan Al-Qur’an dan akal. Husen Alatas mereduksi otoritas Imam Bukhari dan Muslim hanya sebagai pengumpul riwayat (hadits). Ini salah satu ciri khas watak penganut paham sesat Syi’ah yang senantiasa menentang hadits Bukhari dan Muslim.
Contoh lain yang mempertegas kaitan ustadz Husen Alatas dengan Syi’ah adalah sebagaimana diungkap dalam buku berjudul Aliran dan Paham Sesat di Indonesia yang terbit sejak 2002, bahwa ustadz Husen Alatas cukup aktif menghadiri acara-acara yang diselenggarakan kalangan syi’ah di gedung Darul Aitam, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Sementara itu, mengenai Ustadz Zen Al-Hady, yang juga pernah menjadi nara sumber di Rasil AM 720, masyarakat sudah lama mengenali beliau sebagai misionaris Syi’ah, antara lain melalui kedudukannya sebagai Dewan Pembina di Yayasan Fathimah yang bermarkas di Jalan Batu Ampar III No.14, Condet, Jakarta Timur 13520. Yayasan Fathimah adalah salah satu dari sekian puluh Yayasan Syi’ah yang bertebaran di Indonesia.
Dengan keberadaan Ustadz Zen Al-Hady, dan Ustadz Husen Alatas yang track recordnya telah dikenali sebagai misionaris faham sesat syi’ah, dan jika keduanya dijadikan nara sumber oleh Rasil AM 720, maka munculah pertanyaan apakah Radio Silaturrahim Pro Syi’ah?
Kontroversi mencuat ketika artikel berjudul “Radio Rasil Pro Syiah?” tulisan Ustadz Hartono Ahmad Jaiz yang dikirim ke situs Eramuslim dimuat di situs tersebut. Tulisan itu mengundang pihak Rasil AM 720 melayangkan bantahan dan klarifikasi melalui Geisz Chalifah, Manager Humas Radio Silaturahim (Rasil AM 720).
Isi bantahan dari fihak Rasil maupun tanggapan dari fihak Eramuslim bisa dibaca lebih detail di http://www.eramuslim.com/suara-kita/suara-pembaca/bantahan-dan-klarifikasi-radio-silaturahim.htm
Artikel berjudul “Radio Rasil Pro Syiah?” bisa dibaca lengkap di situs nahimunkar.com, tepatnya di http://nahimunkar.com/10988/radio-silaturahim-pro-syiah/ Dalam artikel tersebut, Ustadz Hartono Ahmad Jaiz, mengkritisi siaran Rasil yang bermoto “Untuk Islam Yang Satu” khususnya Tausiah Sore, dengan nara sumber Ustadz Zen Al-Hady, yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIB hingga menjelang adzan magrib, di edisi 02 Februari 2011.
Dalam tulisan tersebut, Ustadz Hartono Ahmad Jaiz menangkap kesamaan pandangan Ustadz Zen Al-Hady, dengan pendukung syi’ah sebelumnya, seperti Said Agil Siradj, Umar Shihab, yang mengatakan syi’ah sudah ada sejak dulu, dan mereka bagian dari Islam karena orang Syi’ah diizinkan ber-Haji ke tanah suci. Alasan lainnya, Republik Syi’ah Iran merupakan anggota OKI dan anggota Rabithah Alam Islami (Liga Muslim Sedunia).
Banyak lagi yang diungkapkan oleh Ustadz Hartono Ahmad Jaiz, mengomentari Ustadz Zen Al Hady, yang menurutnya ingi membentuk sebuah opini yang bagus, namun klise. Kesimpulannya menyesatkan!
Dari sinilah Ustadz Hartono Ahmad Jaiz merasakan bahwa Radio Silaturahim (Rasil) pro syi’ah. Dan menurutnya hal ini bukan hanya didasarkan pada pernyataan ustadz Zen Al-Hady saja, tetapi selama ini di Rasil ada sosok narasumber bernama ustadz Husin Alatas yang oleh umat Islam diidentifikasi sebagai salah satu misionaris Syi’ah.
Menurut Ustadz Hartono, indikasi syi’ah yang bisa ditemukan pada diri Ustad Husen Alatas antara lain ketika Ustadz Husen Alatas menjawab sebuah pertanyaan dari pendengar yang dibacakan pembawa acara Rasil AM720, yang terjadi pada Selasa malam (sekitar jam 23:00 wib) tanggal 25 Oktober 2011 (28 Dzulqa’dah 1432H), ia menggunakan kesempatan itu untuk melampiaskan syahwat paham sesat Syi’ah yang cenderung meremehkan Imam Bukhari dan Muslim yang diakui otoritasnya oleh ummat Islam di dunia sebagai perawi hadits shahih.
Ustadz Husen Alatas kala itu pernah mengatakan salah satu hadits riwayat Muslim dengan tudingan sebagai hadits palsu. Yaitu, hadits yang isinya antara lain mengatakan bahwa “orang tua Nabi di neraka”. Juga, ada satu hadits riwayat Bukhari yang dikatakannya menjijikkan. Yaitu, salah satu hadits yang mengatakan bahwa “Fathimah datang ke Nabi Muhammad dan berkata agar Nabi bersikap adil kepada istri-istrinya sebagaimana kepada Aisyah, dan ketika Fathimah datang kepada Nabi Muhammad, beliau sedang berada di pangkuan Aisyah”.
Bahkan, ustadz Husen Alatas seperti tidak mengakui eksistensi dan otoritas Imam Bukhari dan Muslim dengan seolah-olah memposisikan keduanya sebagai bukan termasuk ulama yang berhak menilai shahih tidaknya hadits. Karena menurut Husen Alatas, Bukhari dan Muslim hanya mengumpulkan riwayat. Sedang yang menentukan shahih atau tidaknya hadits adalah ulama rabbaniyyin berdasarkan Al-Qur’an dan akal. Husen Alatas mereduksi otoritas Imam Bukhari dan Muslim hanya sebagai pengumpul riwayat (hadits). Ini salah satu ciri khas watak penganut paham sesat Syi’ah yang senantiasa menentang hadits Bukhari dan Muslim.
Contoh lain yang mempertegas kaitan ustadz Husen Alatas dengan Syi’ah adalah sebagaimana diungkap dalam buku berjudul Aliran dan Paham Sesat di Indonesia yang terbit sejak 2002, bahwa ustadz Husen Alatas cukup aktif menghadiri acara-acara yang diselenggarakan kalangan syi’ah di gedung Darul Aitam, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Sementara itu, mengenai Ustadz Zen Al-Hady, yang juga pernah menjadi nara sumber di Rasil AM 720, masyarakat sudah lama mengenali beliau sebagai misionaris Syi’ah, antara lain melalui kedudukannya sebagai Dewan Pembina di Yayasan Fathimah yang bermarkas di Jalan Batu Ampar III No.14, Condet, Jakarta Timur 13520. Yayasan Fathimah adalah salah satu dari sekian puluh Yayasan Syi’ah yang bertebaran di Indonesia.
Dengan keberadaan Ustadz Zen Al-Hady, dan Ustadz Husen Alatas yang track recordnya telah dikenali sebagai misionaris faham sesat syi’ah, dan jika keduanya dijadikan nara sumber oleh Rasil AM 720, maka munculah pertanyaan apakah Radio Silaturrahim Pro Syi’ah?
Detail: Rasil Syi'ah
Sabtu, 14 April 2012
Simbol Salib Pada Logo Real Madrid Hilang Karena Takluk Oleh Ekonomi Islam
Dakwah Ahlussunnah. MADRID, SPANYOL - Klub sepakbola ternama Spanyol, Real Madrid, telah memutuskan untuk melakukan perubahan pada logo klub tersebut, menyingkirkan salib, yang hadir pada lambang klub sepakbola tersebut selama hampir satu abad, Rusia Today melaporkan.
Pergantian merk ini diperlukan untuk memperkuat popularitas Real kalangan pecinta sepakbola Muslim di Eropa dan Timur Tengah.
Surat kabar Marca Spanyol yang mengutip sumber dalam pemerintahan klub tersebut mengatakan bahwa langkah itu bertujuan untuk "menghindari segala bentuk kesalahpahaman dan konflik di daerah di mana mayoritas penduduknya adalah Muslim".
"Ini adalah langkah yang menentukan dan strategis yang akan meningkatkan kekuatan lembaga ini di Timur Tengah dan Asia, wilayah kunci di mana semangat untuk klub ini telah jelas," kata klub Spanyol tersebut.
Simbol Kristen tersebut muncul di belakang lambang Real Madrid pada tahun 1920 ketika Raja Alfonso XIII memberikan hak perlindungan kerajaan untuk klub itu.
Simbol Kristen tersebut muncul di belakang lambang Real Madrid pada tahun 1920 ketika Raja Alfonso XIII memberikan hak perlindungan kerajaan untuk klub itu.
"Real Madrid dan Pemerintah Ras al-Khaimah ingin mengirimkan gairah Real Madrid dan apa artinya keseluruh dunia."
Penghapusan salib bertepatan dengan Real Madrid memulai pembangunan sebuah resor wisata olahraga senilai 1 miliar dolar AS (-+Rp 9 trilyun) di Uni Emirat Arab, yang akan menjadi yang pertama di dunia taman bertema gabungan pariwisata dan olehraga di sebuah pulau buatan.
Dengan mengubah lambang itu, Los Blancos mengikuti jejak musuh abadi mereka, FC Barcelona, yang juga harus berpisah dengan salib di logo mereka untuk menyenangkan sponsor mereka dari yang berasal Qatar karena tanda tersebut dianggap membangkitkan memori Perang Salib di abad pertengahan.
Beasiswa Pendidikan Muslimah Mahasiswi
Program Beasiswa Kader Da'iyah 1 Tahun Berasrama
Ma'had Mu'alimat at-Tauhid
Kami kembali membuka program beasiswa unggulan bagi para siswi akhwat berprestasi dari seluruh Indonesia untuk periode 2012-2013
Daftar Segera..
Jadikan Diri Anda Muslimah yang beruntung dengan mengikuti program unggulan dari kami.
KEUNGGULAN
- Metodologi yang diterapkan berbasis pada metodologi Ilmiyah dan sumber-sumber murni, yaitu al-Qur'an dan as-Sunnah
- Mahasiswi mendapat fasilitas Asrama, KBM dan Tarbiyah Islamiyah secara gratis.
- Dosen lulusan dalam dan luar negeri yang telah berpengalaman
- Bahasa Arab menjadi bahasa sehari-hari di lingkungan kampus
- Akses Internet.
- Membelaki Muslimah dengan keterampilan dasar wanita
PENDIDIKAN DAN PEMBINAAN
- Aqidah
- Fiqih
- Muslimah
- Rumah Tangga Islami/Istri Solihah
- Tahfidz al-Qur'an
- Tafsir al-Qur'an
- Kajian hadits an-Nawawiyah (Riyadhus Sholihin dan Arba'in an-Nawawi)
- Qiro'atul Kutub (Membaca literatur bahasa Arab)
FASILITAS
- Ruang kuliah yang nyaman
- Asrama
- Makan 3 Kali Sehari
- Buku Pelajaran
- Perpustakaan yang dilengkapi berbagai judul buku ilmiyah bermanhajkan ahlussunnah wal jama'ah dan buku pengetahuan umum yang menunjang kesuksesan program, serta dilengkapi dengan CD-CD yang berisikan ceramah ilmiyah para da'i dalam dan luar negeri.
- Akses Internet
PERSYARATAN PENDAFTARAN
- Wanita Muslimah (Akhwat)
- Lulus SMA/sederajat tahun 2010-2012
- Nilai rata-rata raport semester terakhir minimal 7,5
- Sehat jasmani dan rohani
- Usia Maksimal 21
- Siap diasramakan selama masa pendidikan
- Mendapat izin orang tua
- Berkelakuan baik
PERSYARATAN UMUM
- Photo copy raport semester terakhir
- Pas photo berwarna (2x3, 3x4, dan 4x6 @ 2 lembar)
- Surat keterangan catatan kepolisian (SKCK)
- Fotocopy Ijazah dilegalisir 1 lembar
- Fotocopy KTP 2 lembar
- Surat keterangan sehat dari dokter
- Surat keterangan izin orang tua
TEKNIS PENDAFTARAN
- Isi formulir yang ada di :www.beasiswapendidikanislam.com (bisa di download) lalu kirim via email ke: pmb@beasiswapendidikanislam.com
- Berkas yang dipersyaratkan diserahkan langsung ke Kampus Program Beasiswa PAI (Yayasan Islam Al-Huda). Jl. Raya Cimanglid, Gang Purnama, Desa Sukamantri, Kec. Tamansari, Kab. Bogor. Telp. 0251 8388 696.
- atau kirim via pos/kurir ke Yayasan Islam al-Huda PO. BOX 01 Ciomas 16610 Bogor.
- Contact Person : 0853 120 55 323
MASA PENDAFTARAN
- 1 Januari-06 Juni 2012
- Tes : 2-4 Juli 2012
Langganan:
Entri (Atom)































