Kamis, 12 Agustus 2010

KURMA, Hidangan Terbaik Saat Berbuka Puasa dan Sahur



Hadits-Hadits Tentang Kurma
''Sekiranya Allah menjadikan suatu buah lebih baik dari pada buah kurma, maka Dia telah memberi makan buah itu kepada Siti Maryam.'' (H.R. Bukhari)

Sa’ad ra mendengar Rasulullah bersabda, “Barang siapa memakan tujuh butir kurma ajwah di pagi hari, maka racun dan sihir tidak akan membahayakannya pada hari itu.” (HR. Bukhari).

Anas ra berkata, “Rasulullah SAW berbuka sebelum shalat dengan beberapa butir kurma basah (ruthab). Apabila tidak ada kurma basah di tempat beliau, maka beliau berbuka dengan beberapa butir kurma kering (tamr). Dan apabila tidak ada kurma kering, maka beliau menghirup beberapa teguk air.” (HR. Ahmad dan Abu Daud).

Salman ibnu Amir Al Dhabbi meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Apabila seorang dari kalian berbuka, maka hendaklah dia berbuka dengan kurma. Sesungguhnya kurma itu berkah. Dan apabila dia tidak mendapatkan kurma, maka hendaklah dia berbuka dengan air. Sesungguhnya air itu suci.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).

Dalam kitabnya, Zad Al-Ma`ad, Ibnu Qayyim menyebutkan bahwa kurma dapat menguatkan perut yang dingin, menyamankannya dan menyuburkan badan. Ia termasuk buah yang paling mulia dan paling bermanfaat. Ia adalah raja buah-buahan, penguat lever, dan pelembut tabiat. Ia adalah buah yang paling banyak memberikan nutrisi. Memakannya sebelum makan pagi dapat membunuh cacing. Panas yang dikandungnya adalah penawar racun. Oleh karena itu, apabila ia dimakan secara terus-menerus sebelum makan pagi, maka ia dapat melemahkan cacing dan menguranginya. Ia adalah makanan, obat, minuman, dan manisan sekaligus.

Membatasi ifthar dengan kurma saja memiliki manfaat medis yang besar, yaitu masuknya nutrisi ke dalam perut secara bertahap sampai ia siap menerima makanan setelah itu. Tentang hal ini, Ibnu Qayyim berkata, “Ifthar Nabi SAW ajaran yang sangat bijak. Puasa mengosongkan perut dari makanan, sehingga lever tidak mendapatkan didalamnya sesuatu yang dapat diserap dan disebarkan ke seluruh tubuh. Dan makanan yang manis adalah sesuatu yang paling cepat sampai ke lever dan paling disukainya. Apalagi jika makanan itu adalah kurma, karena ia adalah suci.”http://alami-herbal.blogspot.com

Bagi Umat Islam, berbuka puasa tanpa Buah Kurma rasanya kurang begitu nikmat. Bagaimana tidak, berbuka puasa dengan buah itu kerap disinggung Rasulullah dalam beberapa haditsnya. Salah satunya yang diriwayatkan Imam Ahmad dan Tirmidzi, yang artinya ''Apabila salah seorang di antara kamu puasa, hendaklah berbuka dengan kurma.''

Sebaik-baik makanan untuk sahur adalah tamr (kurma), dan sahur dengan tamr merupakan Sunnah Nabi n berdasarkan hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah z dari Nabi n, beliau bersabda:

نِعْمَ سَحُوْرِ الْمُؤْمِنِ التَّمْرُ

“Sebaik-baik makanan sahur seorang mukmin adalah tamr (kurma).” (HR. Abu Dawud, Ibnu Hibban dan Al-Baihaqi, dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani t dalam Ash-Shahihah no. 562 dan Shahihul Jami’ish Shaghir, 2/1146 no. 6772)

Bahkan, dalam kondisi tidak berpuasa pun (diluar bulan suci Ramadhan), buah kurma tetap memiliki kegunaan. Bila dimakan anak-anak, maka kurma memberi khasiat untuk mencerdaskan otak mereka. Rasullah S.A.W menganjurkan bagi wanita yang mengandung untuk mengkonsumsi buah kurma.

''Berilah buah kurma kepada isteri-isteri kamu yang sedang hamil, Karena sekiranya wanita hamil itu memakan buah kurma, niscaya anak yang akan lahir akan menjadi anak yang penyabar, bersopan santun serta cerdas,'' ucap Rasulullah dalam hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari.

Lebih Jauh Mengenal Kandungan Kurma.
Kurma adalah sejenis tumbuhan palem (palma) atau dalam bahasa latinnya lebih dikenal dengan phonex dactylifer. Buah ini boleh dimakan, baik dalam keadaan masak maupun masih mentah. Kandungan protein didalam kurma sebesar 1,8 hingga 2,0 persen, serat sebanyak 2,0 – 4,0 persen, dan gula sebesar 50 hingga 70 persen glukosa.

Kandungan gula di dalam Kurma mampu memberi tambahan tenaga bagi orang yang berbuka puasa. World Health Organization (WHO), menyimpulkan zat gula yang ada didalam kurma berbeda dengan gula pada buah-buahan lain. Gula tebu atau gula pasir misalkan, mengandung sukrosa, atau zat yang langsung diserap kedalam tubuh. Saat dicerna tubuh, zat itu harus terlebih dahulu dicerna enzim sebelum berubah menjadi glukosa. Sebaliknya, kurma tidak menbutuhkan proses demikian, karena sudah berupa glukosa.republika.co.id

Nabi SAW dalam sebuah hadits menganjuran kita untuk mengkonsumsi tujuh buah kurma. Dan ternyata, tujuh buah kurma ini bila ditimbang ada sekitar 100 gram yang mengandung:

1. Gula = 75,00 gram
2. Serat selulosa = 4,00 gram
3. Air = 22,50 gram
4. Protein = 2,50 gram
5. Lemak = 2,50 gram,
6. Vitamin-vitamin:
Vitamin A = 60 IU
Vitamin B-1 = 0, 08 miligram,
Vitamin B-2 = 0, 05 miligram,
7. Mineral.
Kurma itu penuh asam mineral yang merupakan unsur terpenting sebagai makanan bagi tubuh, berupa:
Potasium = 79 miligram
Tembaga = 21 miligram
Belerang = 65 miligram
Besi = 5 miligram
Magnesium = 65 miligram
Mangan = 2 miligram
Kalsium = 65 miligram
Fosfor = 72 gram

Pada pertengahan kedua abad ke-20, para ahli mengungkapkan adanya asam amino yang lain pada kurma. Dan yang terpenting dalam asam ini adalah glutathione sebagai antioksidan. Ternyata, bagi 100 gram (7 kurma) dapat memberikan lebih dari 350 energi. Jadi, nilai gizi kurma hampir sempurna. Kurma adalah rejeki yang beruntun, datang terus-menerus, tidak terputus sebagai rejeki dari Allah SWT untuk manusia.

Kurma Menurut Tinjauan Medis dan Pengobatan

1. Dalam kurma, ditemukan beberapa bahan kimia yang memengaruhi horman oksitosik, yaitu hormon yang bercampur di dalam peranakan wanita, sehingga dapat membantu percepatan kelahiran, serta dapat mengurangi resiko pendarahan setelah melahirkan. Hormon lain dalam kurma adalah hormon untuk menghambat aktivitas hormon kelenjar gondok (glandula thyreoidea). Bahan yang lain, yaitu hormon pembangkit kelenjar susu, sehingga dapat memperlancar ASI (Air Susu Ibu).

2. Serat selulosa berguna untuk membangkitkan kerja usus, sebagai obat mujarab untuk penyembuhan yang disebabkan kurang makan. Serat ini tidak dapat dicerna oleh alat pencernaan kita, sehingga dapat menjaga tubuh supaya terhindar dari kekurangan makanan dalam perut.

3. Vitamin A diperlukan untuk pemeliharaan epitel selaput lendir, ketajaman penglihatan mata, dan pencegahan terjadinya infeksi. Oleh karena ini lah orang-orang gurun selalu mengkonsumsi kurma untuk memperkuat pendengaran dan memfokuskan penglihatan.
Manfaat lainnya dari vitamin A banyak sekali. Aktivitas kehidupan di dalam tubuh kebanyakan bertumpu pada vitamin-vitamin tersebut. Vitamin bukan lah bahan penguat tubuh, tapi vitamin diperlukan untuk menyempurnakan aktivitas kelenjar getah bening dalam tubuh dengan cara yang lebih baik.

4. Fosfor bersama kalsium diperlukan untuk membentuk tulang dan kesehatan gigi. Fosfor berguna untuk membangun aktivitas kelenjar dan mengembalikan fungsi kelenjar tubuh. Fosfor juga berperan penting sebagai nutrisi otak, sehingga bila dikonsumsi teratur, dalam jangka panjang berefek mencerdaskan otak.

5. Magnesium penting sekali bagi aktivitas kehidupan di dalam tubuh, serta untuk menjaga diri dari penyakit.

6. Besi sangat penting untuk aktivitas pembentukan hemoglobin dan zat darah merah dalam sumsum tulang. Oleh karena itu, ia diperlukan untuk melindungi manusia dari kekurangan darah.

7. Seng, diperlukan untuk mengobati penyakit sensitivitas tubuh.

8. Kurma kering mengandung aspirin (acetylsalicylic acid) alami yang dapat mengurangi rasa sakit (analgesic).

9. Kalium (potassium) signifikan untuk mengatasi kelelahan, membuat organ jantung bekerja lebih optimal, mengaktifkan kontraksi otot, dan berperan dalam pengaturan tekanan darah.taq/berbagai sumber

Subhanallah, ternyata Rasulullah sudah tahu keutamaan berbuka dengan kurma dibandingkan pengetahuan para ilmuan modern. Padahal Ilmu pengetahuan di zaman beliau masih sangat terbatas. Itulah bukti bahwa apa yang diucapkan Rosul Adalah Wahyu dari Allah..

Lalu.. Sudahkan Anda Mencontoh dan mengamalkan Sunnah Rosulullah (Berbuka dengan Kurma) ?

5 komentar:

  1. Insya Allah saya akan selalu berbuka dengan kurma.. dan Alhamdulillah saya Sudah coba..Kurma memang dahsyat..Istriku waktu hamil juga minum sari kurma, dan Alhamdulillah atas Idzin Allah pas waktu lahiran-nya lancar dan normal

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah, saya pun sudah melazimkannya :D

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah, beberapa hari ini kami berbuka dengan kurma, lebih penting sunnahnya daripada manfaatnya.

    BalasHapus
  4. artikelnya sangat bermanfaat izin copas ya..

    BalasHapus

◄ Newer Post Older Post ►

Pasang Iklan 150x150 px

Artikel Terbaru

Komentar Terbaru

 

Copyright 2011 Dakwah Ahlussunnah is proudly powered by blogger.com | Design by Tutorial Blogspot Published by Template Blogger