Rabu, 14 Maret 2012

Keutamaan Sholat Tahajud atau Sholat Malam

Kebanyakan orang tidak mengerjakan sholat tahajud penyebabnya adalah: malas, lebih memilih tidur dari pada sholat, dan tidak bisa bangun. Itu memang wajar karena sholat tahajud memang berat untuk dilakukan apalagi bagi orang yang imannya kurang. Ditambah lagi godaan setan yang menambah beratnya untuk mengerjakan sholat tahajud.
Rosulullah SAW bersabda: “Ketika salah seorang dari kalian sedang tidur, maka setan mengikatkan tiga ikatan di tengkuk kepalanya. Untuk setiap ikatan dia menyegel dengan perkataan: “Kamu masih memiliki malam yang panjang, maka teruslah tidur! Jika dia tetap bangundan menyebut nama Allah, maka satu ikatan terlepas. Jika dia mengambil air wudhu, maka satuikatan terlepas lagi dan jika ia mengerjakan sholat maka satu ikatan terlepas lagi dan dia menjadi orang yang rajin dan baik jiwanya. Tetapi jika tidak maka jiwanya akan jelek dan dia akan malas”. (HR. Bukhari-Muslim)
Berikut ini adalah beberapa keutamaan bangun malam untuk sholat tahajud.
a.        Waktu malam adalah waktu mustajab untuk berdo’a. Dari Jabir ra, ia barkata, “Aku mendengar Rosululloh bersabda, “Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Alloh suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Alloh akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam.” (HR. Muslim dan Ahmad)
b.        Sholat malam dapat menjadikan seseorang masuk surga dengan selamat. Dari Abdullah bin Salam, Rosululloh saw bersabda, “Wahai manusia, sebarkanlah salam, berikanlah makanan, dan sholat malamlah pada waktu orang-orang tidur, kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Imam Tirmidzi)
c.        Sholat malam merupakan tradisi orang-orang sholeh dan dapat mencegah dosa. Rosululloh saw telah bersabda yang artinya ”Hendaklah kalian melaksanakan shalat malam karena shalat malam itu merupakan kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, ibadah yang mendekatkan diri kepada Tuhan kalian, serta penutup kesalahan dan penghapus dosa”. (HR. At-Tirmidzi)
d.        Shalat malam merupakan salah satu cara untuk menaikkan derajat di surgeDiriwayatkan dari Abu Malik Al Asy’ari bahwasanya Rosululloh pernah bersabda : “Sungguh dalam surga terdapat kamar-kamar yang bagian dalamnya terlihat dari luar dan bagian luarnya terlihat dari dalam. Kamar-kamar itu Allah sediakan untuk orang yang memberi makan, melembutkan perkataan, mengiringi puasa Romadhon, menebar salam dan asyik shalat malam di saat manusia terlelap tidur”. (HR. Ahmad, Ibnu hibban dan At-tirmidzi)
e.        Shalat malam merupakan shalat paling utama setelah shalat fardhuRosululloh SAW bersabda :”Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Muharam, bulannya Allah. Sedangkan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam”. (HR. Muslim)
f.         Kemuliaan orang beriman ada dengan shalat malamDiriwayatkan dari Sahl bin Sa’ad RA ia berkata :”Pernah jibril datang menemui Nabi SAW lalu berkata :”Hai Muhammad, hiduplah sesukamu karena kau pasti akan mati. Cintailah siapa saja orang yang kau suka karena sungguh kau akan berpisah dengannya. Berbuatlah sesukamu karena sesungguhnya kau akan dibalas dengan perbuatanmu itu. ‘Kemudian jibril berkata,”Hai Muhammad, kemuliaan orang beriman ada dengan shalat malam. Dan kegagalan orang beriman adalah sikap mandiri dari bantuan orang lain.” (HR. Al-Hakim). Inilah beberapa keutamaan luar biasa dari sholat sunah qiyamullail, dengan demikian maka otomatis orang yang memiliki keimanan kuat Insya Alloh akan segera bangkit untuk dapat melaksanakaannya.



3 komentar:

  1. Dari statistik yang ana lihat, artikel ini termasuk yang paling banyak dibaca oleh pengunjung. Tapi belum ada yang komentar. Ayo ditunggu komentarnya.. Atau boleh juga bertanya, Insya Alloh akan ana jawab.

    BalasHapus
    Balasan
    1. penulis yth. Alhamdulillah sy sangat tertarik atas penjelasan mslh keutamaan shalat malam. sy mau nanya nih bagaimana sebenarnya tata cara sholat malam yg baik, ya jumlah rekaatnya dan ayat2 alqur'an yg dibaca sesudah al fatihah, karena sy hanya melaksanakan dngan 8 rekaat dan ditutup oleh sunat witir 3 rekaat, mhn penjelasan. Trims

      Hapus
    2. Alhamdulillah. Yang anda lakukan sudah tepat. Lanjutkan semoga Istiqomah. Adapun tentang ayat al Qur'an, maka semakin panjang ayatnya semakin baik. Bahkan Rosululloh pernah membaca al-Baqoroh saat Qiyamullail.

      Hapus

◄ Newer Post Older Post ►

Pasang Iklan 150x150 px

Artikel Terbaru

Komentar Terbaru

 

Copyright 2011 Dakwah Ahlussunnah is proudly powered by blogger.com | Design by Tutorial Blogspot Published by Template Blogger