Kamis, 01 Maret 2012

Lindungilah Istrimu

Sesungguhnya kehidupan berkeluarga adalah salah satu nikmat Alloh swt yang wajib disyukuri. Termasuk nikmat Alloh swt kepada kita adalah disediakan untuk kita pasangan hidup yang dengannya kita merasakan ketentraman (sakinah), penuh cinta (mawaddah) dan kasih sayang (rohmah).

Termasuk dalam mensyukuri nikmat Alloh swt adalah kita tegakkan aturan Alloh swt dalam rumah tangga kita.

Dewasa ini banyak penyimpangan yang terjadi karena ketidaktahuan para suami terhadap hukum-hukum Alloh swt dan sedikitnya rasa cemburu para suami terhadap istri-istri mereka.

Wahari para suami.. Sesungguhnya sifat cemburu seorang suami pada istrinya adalah sifat yang sangat terpuji dan dicintai Alloh swt dan RosulNya. Sebaliknya, tidak cemburu atau minimnya rasa cemburu merupakan sifat tercela yang menyebabkan seseorang diharamkan dari surga.
Rosululloh saw bersabda:
“Ada tiga golongan yang Alloh haramkan bagi mereka surga, (1) orang yang pecandu minuman keras, (2) orang yang durhaka perada orang tuanya; (3) dan dayyuts, yaitu orang yang merestui kekejian pada keluarga isatrinya.” (HR. Ahmad, Hakim dan an-Nasa’i).

Wahai para suami.. Istrimu adalah kehormatanmu, karena itu wajib engkau jaga dari setiap penodaan dan termasuk pelecehan terhadap kehormatanmu jika laki-laki lain bebas memandang kecantikan istrimu atau keindahan tubuhnya. Jika engkau laki-laki yang memiliki fitroh yang selamat, engaku harus cemburu terhadap hal itu. Engkau harus larang istrimu dari berdandan ketika hendak keluar rumah, atau menggunakan parfum, atau mengenakan pakaian yang ketat sehingga menampakkan bentuk tubuhnya, atau berpakaian transparan, itu semua dilarang oleh syari’at Islam dan termasuk dosa besar yang diancam dengan neraka. Na’udzu billahi min dzalik.

Jika engkau mencintai istrimu, maka engkau harus melindunginya dari kemurkaan Alloh swt dan sentuhan api neraka. Rosululloh saw bersabda: “Perempuan namapun yang menggunakan parfum kemudian melewati suatu kaum agar mereka mencium wanginya, maka ia seorang pezina” (HR. Ahmad)

Apakah engkau rela jika istrimu termasuk dalam golongan yang disebut dalam hadits tersebut? Tentu tidak. Bagaimana mungkin engkau membiarkan laki-laki lain memandangi atau menikmati kecantikan istrimu atau keindahan tubuhnya, padahal mereka juga memiliki syahwat sepertimu?

Wahai para suami.. Janganlah engkau tunduk terhadap kemauan istrimu yang menyalahi syari’at Alloh, sebab engaku adalah pemimpin bagi isatrimu dan bukan kebalikannya. Juga tidak boleh engkau menaati manusia dalam bermaksiat kepada Alloh.
Waspadalah.. bahwa istrimu bisa mejadi musuh bagimu jika engkau tidak mendidik dan mengaturnya dengan aturan Islam.

Wahai para suami.. janganlah engkau terpedaya dengan budaya barat yang serba bebas dalam menggumbar hawa nafsu, jangan sampai engkau latah meniru-niru gaya hidup mereka. Sebab Rosululloh saw bersabda: “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Wahai para suami.. Jangan engkau izinkan istrimu perhi dengan sopir pribadimu tanpa keikutsertaanmu, sebab itu termasuk kholwat yang dilarang oleh syari’at Islam.
Rosululloh saw bersabda: “Jangan sampai seseorang di antara kalianj berduaan dengan wanita, kecuali dengan mahromnya.” (HR. Bukhori Muslim).

Jangan engkau izinkan istrimu menghadiri pesta atau walimah yang mengunjungnya bercampur baur antara laki-laki dan wanita, atau diperdengarkan di dalamnya music dan lagu-lagu.

Sumber: Kartu Dakwah HASMI edisi 16


0 komentar:

Poskan Komentar

◄ Newer Post Older Post ►

Pasang Iklan 150x150 px

Artikel Terbaru

Komentar Terbaru

 

Copyright 2011 Dakwah Ahlussunnah is proudly powered by blogger.com | Design by Tutorial Blogspot Published by Template Blogger