Kamis, 22 Maret 2012

PBNU Serukan Masyarakat Tiru "Artis Penyembah Setan" Lady Gaga


Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Slamet Effendy Yusuf memang aneh, dia menyarankan pada penonton konser Lady GaGa nantinya bisa meniru hal-hal positif dari sang diva, dan meninggalkan tampilan negatif yang selama ini dipertontonkan dalam konsernya di berbagai negara.

"Kalau mau meniru, tiru bagaimana dia menjadi penyanyi handal, pencipta lagu hebat, dancer berkelas dan pemain drama yang layak dikagumi. Jangan ditiru bagaimana dia berpakaian," katanya.

Slamet menilai tidak perlu ada penolakan, terlebih mengharamkan, terhadap diva pop Lady GaGa yang akan menggelar konsernya di Jakarta, Juni mendatang. Masyarakat sudah sangat dewasa yang bisa memilih antara benar dan salah.

"Yang menonton pastinya juga orang-orang yang bisa berpikir dewasa, mana yang baik dan buruk pastinya bisa dibedakan," katanya.

Sebelumnya, Ketua MUI KH Cholil Ridwan menyatakan, menonton konser Lady GaGa haram.

"Haram hukumnya. Tiket yang sudah dibeli segera dikembalikan. Dia (Lady GaGa) bisa merusak moral umat Islam karena mengumbar aurat, ditambah lagi lady gaga adalah penyembah setan" ujar KH Kholil Ridwan saat dihubungi wartawan. (antara/dar)

Lihat Berita Terkait :

Ketua MUI : Beli Tiket Lady Gaga Hukumnya Haram

Tanggapan Panitia Konser Terhadap Fatwa Haram Lady Gaga

MIUMI : Batalkan Konser Lady Gaga Karena Bertentangan Dengan Islam

40 Ribu Tiket Konser Lady Gaga Penyembah Setan Sudah Habis

4 komentar:

  1. Saya setuju dengan pernyataan KPBNU...namun.....juga kurang setuju..seolah-olah sebagai restu & pembenaran...seharusnya hal-hal seperti ini tidak usah dijadikan polemik..kalu diblow-up..masyarakat yg tadinya tidak tahu/tidak peduli menjadi penasaran sama lady gaga...padahal ngga ada bagus2nya...cukup yg sudah tahu & bisa berfikir dewasa saja yg melihat...jngn membuat penasaran umat...sedikit2 diributkan...nice post gan

    BalasHapus
  2. Woody Bagus komentarnya.
    Sebaliknya, justru saya sangat setuju dengan MUI. MUI adalah kumpulan para Ulama, mereka menghabiskan umur untuk mempelajari Islam. Maka kewajiban mereka untuk menyapaikan kepada umat tentang mana yang halal dan mana yang haram. Para ulama yang menyembunyikan Ilmunya dan membiarkan umat tersesat, maka ulama itu telah berkhianat dengan ilmu yang dia punya.

    Kewajiban yang sudah tau adalah memberitahu yang belum tahu. Bukan hanya dalam Agama, namun dalam segala hal, dalam segala bidang, Yang pintar harus mengajari yang lain.

    BalasHapus
  3. KPBNU kurang tepat jika dikatakan masyarakat kita sudah dewasa dan bisa membedakan mana baik mana buruk. Tapi kenyataanya masyarakat kita tidak demikian. Yang buruk dikerjakan, yang baik ditinggalkan.
    Berapa banyak kasus korupsi ?
    Berapa wanita yang Hamil di luar nikah ?
    Berapa Pembunuhan sesama anggota keluarga ?
    Berapa pengguna dan pengedar narkoba ?

    Tak terhitung jumlahnya.

    Ini semua adalah bukti bahwa umat ini masih membutuhkan bimbingan Ulama yang ikhlas dan lurus.

    BalasHapus
  4. Hidup Kyiai Kholil.

    BalasHapus

◄ Newer Post Older Post ►

Pasang Iklan 150x150 px

Artikel Terbaru

Komentar Terbaru

 

Copyright 2011 Dakwah Ahlussunnah is proudly powered by blogger.com | Design by Tutorial Blogspot Published by Template Blogger