Minggu, 18 Maret 2012

Preman Dayak Provokasi Warga Serang FPI


Dakwah Ahlussunnah - Ketegangan terus berlanjut di Pontianak, sebagian masyarakat Dayak terus diprovokasi oleh preman-preman Dayak yang tidak menginginkan keberadaan front Pembela Islam (FPI) di bumi Kalimantan, mereka terus menghembuskan isu yang tidak benar terhadap FPI untuk membenarkan niat mereka menyerang FPI.

“Provokasi terus dilakukan oleh gerombolan kafir di Kalteng (kalimanatan Tengah-red), mereka terus bersiap perang, dan mengkambing hitamkan FPI sebagai penyebab, padahal mereka memang tengah bersiap untuk perang,” kata munarman kepada arrahmah.com, minggu siang(18/3).

Munarman menambahkan, bahwa preman-prema kafir yang ingin menyerang FPI merupakan kelompok yang sama yang pernah melakukan pembunuhan terhadap Muslim Madura pada beberapa tahun lalu ketika terjadi konflik sosial di Kalimantan.

“Para preman inilah yang dulu membantai saudara-saudara kita Muslim dari Madura, mereka inilah pembunuh, pembantai, dan pelaku kejahatan,” ujar Ketua Bidang Nahi munkar DPP FPI ini.

Ironisnya, menurut Dia kejahatan preman-preman Dayak ini tidak pernah terexpose dan diketahu masyarakat luas karena mendapat perlindungan dari media-media sekuler.

“Tapi mereka ini mendapat perlindungan dari media massa, seolah mereka adalah korban”tambah Munarman.

Munarman menjelaskan, bahwa lebih tragisnya sekarang beredar sms, diwilayah Kalimantan tengah terkait peristiwa di Kalimantan Barat yang menyudutkan dan memfitnah FPI telah melakukan penyerangan terhadap masyarakat Dayak.

“’Bahwa Hari ini jam 1 siang massa FPI telah memulai konflik dengan Dayak, benturan fisik terjadi di jalan Penjara Pontianak,asrama pangsuma diserang oleh FPI. Fasilitas habis dirusak, sekarang tokoh-tokoh Dayak berkumpul di rumah Betang Pontianak membahas maslah ini dan akan mengambil tindakan tegas, semua elemen Dayak bersiap menghadapi kemungkinan buruk.” pungkas Munarman sembari memperlihatkan sms tersebut.

9 komentar:

  1. http://www.wokeey.com/news/read/4f65e0499b72ff6b35000000/.Polisi.Sebut.Ada.Provokator.di.Pontianak

    BalasHapus
  2. Pintar kau Munarwan, bilang orang provokator. Ngaca dong.. omongan lu tuh yang provokatif. Tahu gak kasus kerusuhan di Sambas? Bukannya yang menyerang Madura dari suku Melayu Sambas yang notabene muslim? Jangan bawa-bawa agama, kalau mau menghasut dan cari bantuan masssa. Sms-mu yang bilang muslimah diganggu juga beredar di Pontianak. Pengecut, datang ke Pontianak kalau berani, jangan menghasut dari Jakarta..

    BalasHapus
  3. Suf, copy dari mana? Temanku yang di foto kau bilang preman? Memang bejat kau nih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu di gambar terlihat mereka bawa senjata tajam, teriak-teriak, main keroyokan. Apakah itu bukan preman?

      Hapus
  4. Begini Pak Anonim, FPI datang kan untuk kebaikan, menghancurkan kebathilan (narkoba, miras, asusila dan menebas para koruptor disana, bukankah ini musuh bersama?), yg menjadi masalah adalah, kenapa sampai elemen masyarakat terhasut bahwa misi FPI itu jahat?

    Justru kami curiga, banyak dikalangan warga yang telah benar2 buta, tersetir oleh provokasi yg menyudutkan FPI.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Inilah kesuksesan orang kafir dalam memanfaatkan media, seolah FPI salah, dan mereka yang benar. Masyarakat dibodohi oleh media masa

      Hapus
  5. Memang aneh jaman sekarang, mau berbuat baik sudah seperti memegang bara api.. Dimusuhi dimana-mana.. Semoga Allah Azza Wajalla memberi bantuanya kepada kaum muslimin yg berjuang menegakan NAHI MUNGKAR (TOLAK KEJAHATAN).. Amin.

    BalasHapus
  6. Menghalang kebatilan dgn sweeping paksa? Merusuh, merusak? Fpi satu tingkat lagi akan jadi ISIS, minding ditolak lebih awal sblm Indonesia pecah belah oleh preman preman fpi bangsat.

    BalasHapus

◄ Newer Post Older Post ►

Pasang Iklan 150x150 px

Artikel Terbaru

Komentar Terbaru

 

Copyright 2011 Dakwah Ahlussunnah is proudly powered by blogger.com | Design by Tutorial Blogspot Published by Template Blogger