Rabu, 17 Februari 2016

Hartamu Tuan

Ketahuilah tuan, harta kau dapat bukan karna kau keturunan bangsawan..
Berapa banyak fakir miskin keturunan bangsawan..
Bukan juga karna kau lebih dekat kepada Tuhan..
Berapa banyak orang bertaqwa tak punya simpanan..
Bukan pula karna kau rupawan atau karna kau cekatan..
Bukan juga cuma-cuma kau diberikan..
Semuanya ada tujuan..
Harta itu adalah pemulyaan dan ujian..
Kau harus beramal dan bersyukuran..
Bila tidak di dunia ia akan terpunahkan..
Atau menjadi siksaan dan di akhirat kelak harus kau pertanggungjawabkan..
Jangan pula tertipu dan mengira kau hanya sedang dimanja karena kau hamba yang dicinta
Lalu dengannya kau berfoya-foya atau menyimpannya hanya untuk keluarga atau untuk jaminan di hari tua..

Ketahuilah tuan, kau diberi harta untuk bebaskan dirimu dari neraka
Infakkan ia sebagai penebus dosa
Dengannya kau naiki tangga-tangga syurga
Pintu syurga ada delapan adanya, harta adalah salah satunya
Jangan kau tutup pintu itu hanya karna dunia yang fana
Fakir miskin jangan kau lupakan kerabatmu jangan kau acuhkan
Dakwah Muhammady ooh dakwah Muhammady tuan
Taukah kau artinya misi penyelamatan umat dari lembah-lembah neraka
Kan hancur apabila harta tak kau infakkan
Ummatmu pun kan hancur bersamanya
Celakah celakalah dan celakalah dikau bila itu terjadi
Kaulah penanggungjawab pertama
Kau tidak akan lepas darinya
Hanya dengan menutup mata
Mengapa kau masih ragu??
Tak ada waktu untuk ragu..
Waktu cepat sekali berlalu
Yang diminta bukan semua hartamu
Bisa kau tutupi dengan  mengurangi hawa nafsu dan menambah tawakalmu
Jangan ragu… Kau tidak punya banyak waktu..!!
Bukankah kau tahu kerentaan menunggumu
Ajalmu mengejarmu
Pusaramu menantimu
Tak sabar sudah dia menunggu..!!
Ingat tuan ketika ajal menjemputmu
Di suatu saat kelak tak ada daya untuk mengelak
Semua terasa hampa tak bermakna
Jiwa merayap meninggalkan raga
Rasa pedih tak terhingga
Bagai gunung membelah kepala
Bagaikan duri mengoyak sutra
Diiringi tangis dikau beranjak ke alam baka
Kini kau diantra ke pusara nan kelam
Siangnnya bagaikan malam, malamnya pekat dan suram
Seorang diri dikau mendekam, nuansa sunyi kini mencekam
Tak da teman tak da tilam, siksa yg pedih pun datang mengancam
Belenggu jahannam  meraung seram Menagih bagian harta yang  terpendam
Dunia yang indah kini kau tinggalkan, istri rupawan kini menjadi milik orang tak terkenalkan
Harta pun sudah terbagikan ,menjadi milik mereka yang kau tinggalkan
Yang kau bawa hanya yang kau infakkan
Jika di dunia kau seorang dermawan, kini kau pasti banyak simpanan.
Hartamu tuan, hartamu  jadikan ia penyelamatmu
Bebaskan dengannya dirimu dari ancaman
Beli dengannya ruang yg lapang.. Di kehidupan dunia dan di pusara
Tidur nenyak disana bagai pengantin bahagia Menanti tiupan sangsakala
Tanpa jemu terasa bernafaskan aroma syurga
Belilah syurga dengan hartamu tuan
Segera bayarkan mahar bidadari rupawan
Cepat tuan kau berlomba dengan zaman
Jangan sampai ajal mendahului amal
Cepat tuan sebelum datang penyesalan..

Hamba Alloh, untuk Fajri FM

2 komentar:

  1. Nice post, things explained in details. Thank You.

    BalasHapus
  2. Great post. All readers will definitely like this post. Looking forward for your next post.

    BalasHapus

Older Post ►

Pasang Iklan 150x150 px

Artikel Terbaru

Komentar Terbaru

 

Copyright 2011 Dakwah Ahlussunnah is proudly powered by blogger.com | Design by Tutorial Blogspot Published by Template Blogger