Jumat, 19 Mei 2017

Apakah Kiyai bisa mengetahui hal goib?

Yang mengetahui hal-hal ghaib hanyalah Alloh Robbul Alamin. Ini bagian dari masalah ketauhidan.

قُلْ لَا أَقُولُ لَكُمْ عِنْدِي خَزَائِنُ اللَّهِ وَلَا أَعْلَمُ الْغَيْبَ
“Katakanlah wahai Hai Muhammad bahwa Aku tidak mengatakan kepada kalian bahwa rahasia Allah ada padaku dan tidak pula aku mengetahui perkara yang ghaib.” (QS. al-An’am: 50)

قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ
“Katakanlah wahai Hai Muhammad bahwa ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui hal ghaib, kecuali Allah Ta’ala.” Dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.” (QS. an-Naml: 65)

“Dia adalah Rabb yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang hal ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga di muka dan di belakangnya”. (QS. al-Jinn: 26-27)

Berdasarkan ayat-ayat di atas, maka mengklaim mengatahui perkara ghaib adalah kesyirikan yang menyebabkan pelakunya keluar dari agama Islam. Biasanya yang melakukan demikian adalah dukunm tukang sihir, paranormal, orang pintar, dan semisalnya. Jangan terkecoh pada penampilan. Jika seseorang melakukan kesyirikan maka tetaplah kesyirikan.
Semoga jawaban ini bermanfaat. Wallohu Ta’ala A’lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pasang Iklan 150x150 px

Artikel Terbaru

Komentar Terbaru