Jumat, 19 Mei 2017

Belajar kebal senjata tajam

Pertanyaan
Saya dulu pernah ikut perguruan... saya sempat dimandikan selama 7 hari..tujuanya untuk kebal senjata tajam...saya ikut itu karna didaerah kerja saya sangat rawan akan penodongan...yg saya tanyakan ..apakah saya ini sudah dikatakan seorang yg musrik...mohon penjelasanya pak/bu....?

JAWABAN
Wa Alaikum Salam Warohmatullohi Wabarokatuh
Segala puji bagi Alloh Rabb semesta alam. Semoga sholawat dan salam tercurahkan kepada Rosululloh sholallohu alaihi wasallam beserta keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya yang setia hingga akhir zaman. Amin

Ilmu kebal termasuk kesyirikan. Karena untuk mendapatkan ilmu tersebut ada ritual-ritual yang tidak sesuai dengan syariat Islam. Biasanya terdapat bentuk pemujaan kepada setan dan jin. Rosululloh sholallohu alaihi wasallam saja sampai terluka dan berdarah ketika pada perang Uhud, padahal beliau adalah Nabi dan Rasul serta paling dekat dengan Alloh subhanahu Wa Ta’ala.

Dan bahkan beliau sudah memakai baju besi serta pelindung kepala dari besi:
عَنْ سَهْلٍ قَالَ لَمَّا كُسِرَتْ بَيْضَةُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى رَأْسِهِ وَأُدْمِيَ وَجْهُهُ وَكُسِرَتْ رَبَاعِيَتُهُ وَكَانَ عَلِيٌّ يَخْتَلِفُ بِالْمَاءِ فِي الْمِجَنِّ وَكَانَتْ فَاطِمَةُ تَغْسِلُهُ فَلَمَّا رَأَتِ الدَّمَ يَزِيدُ عَلَى الْمَاءِ كَثْرَةً عَمَدَتْ إِلَى حَصِيرٍ فَأَحْرَقَتْهَا وَأَلْصَقَتْهَا عَلَى جُرْحِهِ فَرَقَأَ الدَّمُ
Sahl –semoga Allah meridhainya- berkata, “Tatkala pecah pelindung kepala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan wajah beliau berdarah dan pecah gigi seri beliau Ali bolak-balik mengambil air dengan menggunakan perisai (sebagai wadah air) dan Fatimah mencuci darah yang ada di wajah beliau. Tatkala Fatimah melihat darah semakin banyak lebih daripada airnya maka Fatimahpun mengambil hasir (yaitu tikar yang terbuat dari daun) lalu diapun merobeknya dan menempelkan robekan tersebut pada luka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam maka berhentilah aliran darah” (HR. Bukhari no 2903)

Jika tidak segera bertaubat, maka ilmu kebal ini bisa menyebabkan keluar dari Islam dan pelakunya seorang yang musyik. Karenanya bersegeralah bertaubat. Allah S.W.T. berfirman dalam al-Qur’an surat at-Tahrim ayat 8:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا
“Hai orang-orang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat semurni-murninya.”

Syarat yang harus terpenuhi dalam TAUBAT agar memenuhi kriteria TAUBAT NASUHA yaitu Pertama, Meninggalkan kemaksiatan tersebut. Kedua, Menyesal atas perbuatan maksiat yang telah dilakukannya. Ketiga, Bertekad untuk tidak mengulangi perbuatan maksiat itu selamanya.
Semoga jawaban ini bermanfaat. Wallohu Ta’ala A’lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pasang Iklan 150x150 px

Artikel Terbaru

Komentar Terbaru